PejuangKantoran.com - Thales adalah pemimpin teknologi global dengan lebih dari 77.000 karyawan di lima benua.
Grup perusahaan ini berinvestasi dalam inovasi digital dan deep technology – Big Data, artificial intelligence, connectivity, cybersecurity, dan quantum technology.
Di Indonesia Thales telah berdiri selama hampir 40 tahun, dan hingga saat ini mempekerjakan 25 orang.
Bisnis utama grup Thales di Indonesia secara historis adalah domain pertahanan, di mana Thales berperan sebagai penyedia sistem pertahanan jangka panjang untuk Angkatan Darat dan Angkatan Laut Indonesia.
Baca Juga: Lowongan Kerja Country Public Health Manager di Johnson and Johnson
Thales bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah Indonesia dan bermitra dengan pemangku kepentingan lokal. Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan minat terhadap solusi sipil Thales terutama di bidang transportasi dan kontrol lalu lintas udara.
Pada 25 Juli lalu Thales Indonesia dan Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk kerja sama strategis.
MOU ini akan memperkuat kerja sama kedua pihak dalam pengembangan konsep Smart City, termasuk identitas digital, manajemen lalu lintas sistem pesawat tak berawak, keamanan siber, dan pusat data.
Untuk meningkatkan layanannya, Thales membuka lowongan kerja The Indonesia Deputy Project Manager (IDPM), yang akan mendukung Project Manager dari proyek Rafale Offset.
Tugas dan fungsi Indonesia Deputy Project Manager (IDPM):
• Mendukung Project Manager dalam negosiasi dan kesepakatan Industrial Cooperation Contract (ICC/Kontrak Kerjasama Industri).
• Berhubungan dengan semua Key Industrial Partners (KIP/Mitra Industri Utama) untuk memastikan kemajuan pengiriman proyek offset.
• Menjamin kerjasama dan komunikasi yang baik dengan seluruh KIP.
• Mendukung tim proyek Thales DMS dalam logistik semua kunjungan ke negara.
• Mendukung dan mengkoordinasikan semua tindakan yang relevan untuk Export Control (Pengendalian Ekspor), dari perspektif Indonesia.