senggang

Eks Gitaris Efek Rumah Kaca Reza Ryan Buka Lembaran Baru Lewat Proyek Solo Kantusfirmus

Rabu, 15 Juli 2026 | 09:10 WIB
Reza Ryan resmi merilis single perdana bertajuk Bintang Magnolia di bawah label Anikonik Records. (Istimewa)

PejuangKantoran.com - Setelah lama dikenal sebagai gitaris Efek Rumah Kaca dan terlibat dalam sejumlah proyek musik seperti I Know You Well Miss Clara, Tiktaalik, hingga Theory of Nothing, Reza Ryan kini memulai babak baru dalam perjalanan bermusiknya. Musisi sekaligus komposer tersebut resmi memperkenalkan proyek solo bertajuk Kantusfirmus melalui single perdana berjudul Bintang Magnolia.

Dirilis pada 5 Juli 2026 di bawah naungan Anikonik Records, Bintang Magnolia menjadi karya yang sepenuhnya digarap sendiri oleh Reza Ryan. Mulai dari penulisan lagu, aransemen, rekaman, vokal, produksi, hingga proses mixing dan mastering dilakukan secara mandiri, sekaligus menjadi perkenalan terhadap identitas musikal baru yang ingin ia bangun.

Menurut Reza, Kantusfirmus bukanlah upaya meninggalkan proyek-proyek sebelumnya, melainkan ruang baru untuk mengeksplorasi kemungkinan lain dalam musik pop.

"Saya selalu punya ketertarikan akan penggabungan formula-formula musik tertentu menjadi suatu formulasi baru sebagai satu tawaran estetika," ujar Reza Ryan.

Lewat Bintang Magnolia, Reza memadukan melodi pop yang kuat dengan lanskap bunyi yang gelap, padat, dan penuh ketegangan. Pendekatan tersebut berakar dari pengalaman musikalnya sejak mendirikan I Know You Well Miss Clara pada 2010, ketika ia menggabungkan latar pendidikan musik klasik dengan pengaruh jazz, progressive rock, hingga musik eksperimental.

Kini, eksplorasi itu diarahkan ke ranah musik pop yang menurutnya memiliki ruang kreatif yang jauh lebih luas.

Baca Juga: Kapan Sebaiknya Nggak Maksa Melamar Pekerjaan yang Nggak Sesuai Kualifikasi Kamu?

"Saat ini Kantusfirmus adalah kanal pikiran saya akan musik pop. Saya tidak memandang musik pop sebagai suatu formulasi musikal tertentu yang beku apalagi yang membatasi ruang gerak kreativitas. Dia sangat fluid dan elastis," katanya.

Terinspirasi dari Istilah Musik Klasik

Nama Kantusfirmus diambil dari istilah Latin cantus firmus, yakni melodi utama yang menjadi fondasi dalam komposisi musik polifonik pada era Medieval, Renaissance, hingga Baroque. Reza kemudian mengubah ejaan huruf "C" menjadi "K" sebagai identitas baru proyeknya.

"Nama ini saya pilih sebagai suatu basis pikiran bahwa sekompleks apa pun bangunan musik dan instrumentasi, sepanjang ia mempunyai melodi, maka melodi adalah yang utama dan terutama," ujarnya.

Filosofi tersebut menjadi dasar seluruh karya Kantusfirmus, di mana melodi tetap menjadi pusat dari setiap komposisi yang dibangun.

Mengangkat Isu Sosial Lewat "Bintang Magnolia"

Tak hanya menawarkan eksplorasi musikal, Bintang Magnolia juga membawa pesan sosial yang kuat. Lagu ini lahir dari kegelisahan Reza terhadap berbagai konflik yang melibatkan masyarakat sipil, komunitas adat, hingga kelompok buruh yang berhadapan dengan kekuasaan.

"Banyak peristiwa genting yang dialami sekelompok orang atau suatu entitas adat dalam posisinya sebagai warga negara melawan otoritas, sebagai buruh melawan pihak perusahaan yang dibekingi negara, atau sebagai sipil melawan ormas yang di belakangnya kita tahu ada aktor-aktor yang dekat dengan aparatus negara," tuturnya.

Ia juga menyoroti berbagai persoalan seperti perampasan lahan, hilangnya ruang hidup masyarakat atas nama pembangunan, proyek strategis nasional, hingga alih fungsi lahan.

Halaman:

Tags

Terkini