• Memiliki rekam jejak dalam penjualan, terutama di industri jasa keuangan atau real estat.
• Memiliki pemahaman tentang produk dan strategi investasi.
Baca Juga: Google Menjanjikan Fitur Find My Device Akan Berfungsi Meskipun Ponsel Sedang Tidak Aktif
• Memiliki keterampilan komunikasi dan interpersonal yang sangat baik, dengan kemampuan membangun hubungan dan kepercayaan dengan investor yang tidak tinggal di Indonesia.
• Memiliki motivasi diri dan berorientasi pada tujuan, mampu bekerja secara mandiri maupun sebagai bagian dari tim.
• Memiliki kemampuan untuk berkembang dalam lingkungan terpencil, mandiri dan dinamis, dengan tingkat ketahanan dan kemampuan beradaptasi yang tinggi.
• Menguasai MS Office dan perangkat lunak CRM.
• Fasih berbahasa Inggris; keterampilan bahasa tambahan merupakan nilai tambah.
• Memiliki jaringan investor potensial lebih baik.
Benefit:
• Gaji pokok dengan potensi komisi yang tinggi dan belum dibatasi.
• Jam kerja fleksibel dan bekerja jarak jauh.
• Peluang untuk kemajuan karir dan pengembangan profesional.
• Tim yang dinamis dengan semangat yang sama untuk investasi berkelanjutan dan pengembangan masyarakat.
Baca Juga: CIA Buka Rekrutmen: Cek Kriteria yang Harus Dipenuhi Pelamar, termasuk Mampu Berbahasa Indonesia!
Cara mendaftar:
Kirimkan resume dan surat lamaran yang menguraikan kualifikasi kamu, pengalaman dan mengapa kamu tertarik untuk bergabung dengan The Kedungu Fund sebagai Real Estate Sales Associate.
Artikel Terkait
Chindo Muslim Turut Merayakan Idulfitri, Hidangan Halal untuk Lebaran Nggak Ketinggalan
Butuh Tempat Magang? PT Telkomsel Ekosistem Digital Buka Lowongan Corporate Development Intern
Cara Menjawab Pertanyaan Umum yang Ditanyakan Saat Wawancara Kerja di Bidang Perhotelan
Nastar Durian Buatan Sang Istri, Makanan Khas Lebaran yang Paling Ditunggu Anggy Umbara
Dianggap Manajer Mikro, Elon Musk: “Produk yang Sempurna Butuh Perhatian terhadap Detail"
249 Nakes Manggarai Dipecat Bupati Karena Tuntut Kenaikan Upah Mereka, Sebulan Hanya Digaji Rp400-600 Ribu
Pantesan Pekerja Asing Diundang Masuk, Ternyata Uni Eropa Krisis Tenaga Kerja Terampil