PejuangKantoran.com - Program Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo 2024 yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sangat menarik minat para pejuang beasiswa.
Kamu masih bisa mendaftar program beasiswa yang dibuka ke enam negara tujuan, yaitu RRT, India, Belanda, United Kingdom, Prancis dan Jepang, ini sampai batas waktu 30 April 2024.
Baca Juga: 8 Konsep Jepang untuk Meningkatkan Produktivitas Di Tempat Kerja, dari Kaizen hingga Ikigai
Untuk mendapatkan beasiswa ini, kamu harus mengirimkan berkas pendaftaran yang harus diunggah ke situs web beasiswa.kominfo.go.id. Berkas-berkas yang harus kamu lengkapi adalah:
1. Scan KTP;
2. Scan paspor hijau bagi masyarakat umum dan paspor biru bagi PNS (jika telah tersedia);
3. Salinan SK PNS (bagi PNS);
4. Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi karyawan swasta) atau portofolio (bagi wirausaha atau pendiri start-up);
5. Salinan Ijazah S1/D4;
6. Salinan Transkrip Akademik S1/D4;
7. Scan Sertifikat TOEFL/IELTS;
Baca Juga: Segini Lho, Gaji yang Dibutuhkan Pekerja Lajang untuk Bisa Hidup Nyaman Di Amerika
8. Dokumen-dokumen sebagai berikut (masing-masing 500 - 1000 kata):
• Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional;
• Essay yang berisi personal statement dan rencana kontribusi pasca studi, khususnya kontribusi bagi pengembangan transformasi digital nasional.
9. Surat Izin Atasan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI sesuai dengan format lampiran III) atau Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh yang kredibel di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik (bagi masyarakat umum sesuai dengan format lampiran II).
Yang tak kalah penting, ada sejumlah ketentuan khusus bagi pendaftar Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo 2024, di antaranya mengenai pengabdian kepada negara. Berikut beberapa di antaranya:
Ketentuan khusus pendaftar beasiswa Kominfo
1. Belum pernah menyelesaikan studi pada jenjang yang sama dengan jenjang studi yang dilamar.
Baca Juga: CEO Dropbox Bilang, Karyawan Lebih Suka Bekerja Remote daripada Diberi Fasilitas Kantor yang Nyaman
2. Memberikan dokumen dan data pendaftaran yang benar, akurat, dan sesuai aslinya. Peserta bersedia menerima sanksi pemblokiran jika ditemukan informasi pada dokumen dan data pendaftaran yang tidak benar.
3. Tidak akan menerima beasiswa untuk studi dengan jenjang bergelar dari sumber lain yang berpotensi double funding apabila ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa.
4. Tidak menggunakan media informasi dan media sosial untuk menyampaikan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya yang berpotensi menimbulkan konflik di kalangan masyarakat.
Artikel Terkait
Pejuang Kantoran Singapura Boleh WFH-WFA Mulai 1 Desember 2024
Masih Ada Waktu! Beasiswa S2 Luar Negeri Kominfo 2024 Ke India, Belanda, Inggris, dan Perancis
Pilihan Universitas/Program Studi dan Mekanisme Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo ke India dan Inggris
Beasiswa S2 Kominfo 2024 ke Belanda Tawarkan 5 Program Studi di University of Twente, Enschede
Samsung Tugaskan Bos-bos Bekerja 6 Hari Seminggu akibat Penjualan Kuartal Akhir 2023 Menurun
3 Kampus di Prancis dengan Program Studi AI dan IoT Systems, Mitra Beasiswa S2 Kominfo 2024
PT KAI Buka 21 Posisi Lowongan Kerja untuk S1, Ini Syarat dan Cara Daftarnya