Persyaratan Umum
• Warga Negara Indonesia (WNI);
• Masih aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar (dibuktikan dengan SK CPNS/PNS/dokumen serupa lainnya bagi PNS/TNI/POLRI, dan Surat Keterangan Kerja bagi pelamar umum);
Baca Juga: Mengapa Angga Yunanda Menggelapkan Kulit dan Keanu AGL Banyak Improv di Dua Hati Biru?
• Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen;
• Usia maksimal pada saat mendaftarkan diri:
- 35 Tahun (bagi masyarakat umum)
- 37 Tahun (bagi PNS/TNI/POLRI)
• Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program Pendidikan S2;
• Lulusan S1/DIV dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00;
Baca Juga: 3 Alasan Karyawan Merasa Uang Habis Setelah Gajian, Akibat Kebiasaan Mentang-mentang Habis Gajian
• Memiliki sertifikat IELTS 6,5 / TOEFL iBT 80 / TOEFL ITP minimal 550/ Duolingo English Test (DET) minimal 105.
Untuk mendaftar Beasiswa Kominfo minimal melampirkan TOEFL ITP / Duolingo English Test (Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan Mitra Perguruan Tinggi);
• Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 - 1000 kata);
• Menyusun essay berisi personal statement dan rencana kontribusi pascastudi, khususnya kontribusi bagi pengembangan transformasi digital nasional (500 - 1000 kata);
Baca Juga: Pilihan Universitas/Program Studi dan Mekanisme Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo ke India dan Inggris
• Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran (template surat rekomendasi bisa diunduh pada tautan berikut https://komin.fo/template_bk2024;