PejuangKantoran.com - Apa kesamaan dokter, perawat, staf di front desk sebuah hotel, atau pramugari yang bertugas di penerbangan jarak jauh? Banyak dari mereka yang bekerja shift malam.
Ada orang yang bisa bekerja di malam hari tanpa masalah, tetapi ada juga yang mengalami kurang tidur dan jadi kelelahan. Hal ini karena pada dasarnya manusia dirancang untuk tidur di malam hari.
Baca Juga: Sudahkah Menginstal Safe Exam Browser untuk Tes Online Tahap 1 Rekrutmen Bersama BUMN?
Tidak peduli apakah kamu termasuk orang yang suka bangun pagi atau suka begadang, pastikan kamu mendapat cukup tidur, sehingga tetap bugar dan tidak mengantuk saat bekerja pada malam hari.
Sebab, menurut National Sleep Foundation, ada hubungan antara bekerja shift malam dan jam kerja yang panjang dengan beberapa masalah kesehatan.
Kebiasaan tersebut bisa meningkatkan risiko masalah metabolisme, penyakit jantung, gangguan pencernaan, obesitas, hingga kanker payudara.
Baca Juga: Melalui Dua Hati Biru, Sutradara Gina S. Noer Ingin Menjawab Kegalauan Gen Z soal Hidup Pernikahan
Tubuh memiliki ritme sirkadian, yang mengatur proses perilaku dan fisiologis dalam tubuh, termasuk kewaspadaan, tidur, kontrol suhu, dan produksi hormon.
Ritme sirkadian berjalan dalam siklus 24 jam, dan secara signifikan dipengaruhi oleh siklus terang dan gelap alami. Banyak proses tubuh yang aktif di siang hari melambat di malam hari untuk mempersiapkan tidur.
Bekerja shift malam menyebabkan tubuh berjuang melawan ritme alaminya dengan mencoba waspada ketika diprogram untuk tidur.
Sebaliknya, ketika kamu pulang ke rumah setelah shift malam, tubuh memberi isyarat dan paparan cahaya siang hari memberitahu kamu untuk terjaga dan aktif.
Baca Juga: Sekarang, Google Photos Dilengkapi Fitur Editing AI seperti Magic Eraser dan Photo Unblur
Orang dewasa membutuhkan tidur antara 7-9 jam agar dapat berfungsi dengan baik. Jika kamu tidur kurang dari jumlah tersebut, kamu akan menanggung "utang tidur".
Satu-satunya cara untuk membayar utang tidur adalah dengan mengejar waktu tidur yang terlewat, yang harus dilakukan sesegera mungkin.
Artikel Terkait
Bekerja dari Cappadocia Bukan Impian Lagi: Turki Tawarkan Visa Digital Nomad untuk Pekerja Asing
Jaga-jaga, Perangkat AI Siap Menggantikan Posisi Entry-Level Di Lembaga-lembaga Keuangan Besar
Sudah Dibuka Lagi: Program Magang Mahasiswa 2024 di Kementerian Keuangan Periode Ke-2
79% Perusahaan Sulit Menemukan Tenaga Kerja AI yang Cukup Terampil, Target Bakal Meleset?
Beralih Jadi Investor, Arifin Putra Sebut Kerja Bareng Perusahaan Bakal Berdampak Lebih Besar untuk Lingkungan
Sulit Bersaing dengan Mobil Murah China, Tesla akan Memberhentikan Lebih Dari 10% Karyawan
3 Ciri Curriculum Vitae yang Tidak Disukai Rekruter, yang Bikin CV Kamu Nggak Bakal Lolos!