Khusus Putra-Putri Papua. Kelompok afirmasi ini mendapatkan keistimewaan penuh. Mereka tetap tidak dipersyaratkan IPK minimal maupun kemampuan bahasa Inggris, baik untuk kuliah di dalam negeri maupun luar negeri.
Industri strategis dan kampus unggulan
Selain melonggarkan persyaratan bahasa Inggris, LPDP Tahap II 2026 ini juga memperluas daftar universitas tujuan. Kategori universitas unggulan kini bertambah dari 17 menjadi 31 kampus top dunia, di mana 14 kampus tambahan dikhususkan untuk memperkuat program studi STEM (Science, Technology, Engineering, and Math).
Baca Juga: On Cloud Mulai Libas Dominasi Nike di Pasar Sepatu Lari Premium. Siapa Pesaing Lainnya?
Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menyebutkan bahwa sedikitnya 80% alokasi beasiswa pada tahap ini difokuskan pada bidang STEM dan industri strategis, seperti AI, semikonduktor, energi, pangan, hingga kesehatan.
Sementara itu, 20% sisanya dialokasikan untuk bidang SHARE (Sosial, Humaniora, Seni, dan Ekonomi).
Hingga Mei 2026, dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP telah mencapai Rp180,81 triliun dan telah mendanai lebih dari 58 ribu penerima beasiswa. Dengan kemudahan persyaratan bahasa Inggris yang jauh lebih inklusif ini, sekarang giliran kamu yang mengambil kesempatan.
Yuk, segera persiapkan diri dan daftarkan diri kamu untuk program Beasiswa LPDP Tahap II 2026 di laman resmi LPDP sebelum 31 Juli!