● Sufficiency Economy Philosophy (SEP);
● Climate Change and Environmental Issues;
● Agriculture and Food Security;
● Public Health;
● Bio-Circular-Green Economy Model (BCG); and
● Others topics related to Sustainable Development Goals (SDGs).
Manfaat beasiswa yang akan didapatkan:
● Biaya kuliah penerima, yang akan langsung diganti dari TICA, kecuali biaya asuransi peralatan, transkrip dan biaya sertifikat.
● Tiket pesawat kelas ekonomi saat kembali dan layanan penjemputan bandara.
● Perjalanan domestik di Thailand.
● Tunjangan hidup 7.000 Baht atau Rp3 juta per bulan.
● Tunjangan akomodasi 7.000 Baht atau Rp3 juta per bulan di provinsi regional, dan 9.000 Baht atau hampir Rp3,9 juta per bulan di Bangkok dan Phuket.
● Uang Penyelesaian: 6.000 Baht atau sekitar Rp2,6 juta pada kedatangan pertama ke Thailand.
● Tunjangan Buku 10.000 Baht atau sekitar Rp4,3 juta per tahun (hanya empat semester untuk gelar Master).
● Tunjangan tesis 20.000 Baht atau sekitar Rp8,6 juta untuk kerja lapangan wajib, pengumpulan data dan 12.000 Baht atau Rp5,1 juta untuk pencetakan tesis, dan 8.000 Baht atau sekitar Rp3,4 juta untuk pencetakan studi mandiri (IS).
● Jaminan kesehatan dan medis.
Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi, yaitu:
● Harus bekerja di sektor pemerintahan atau di bidang yang terkait dengan kursus yang disediakan;
● Harus memiliki gelar Sarjana dan / atau pengalaman profesional terkait bidang atau terkait dengan gelar sarjana;
Baca Juga: Ini 3 Manfaat Mengambil Gelar Master dengan Beasiswa Chevening untuk Karier Kamu