Apa Itu Gaya Hidup Frugal Living yang Banyak Dianut Orang Kaya? Benarkah Bikin Hidup Lebih Hemat?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 13 Juli 2023 | 18:38 WIB
Frugal living atau gaya hidup hemat banyak dianut orang-orang kaya di berbagai negara. (Unsplash/micheile henderson)
Frugal living atau gaya hidup hemat banyak dianut orang-orang kaya di berbagai negara. (Unsplash/micheile henderson)

PejuangKantoran.com - Kalau kamu sulit menabung, mungkin sudah saatnya kamu menjalani gaya hidup frugal living atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan gaya hidup hemat.

Frugal living adalah gaya hidup yang banyak digunakan oleh orang-orang kaya di berbagai negara dan disebut dengan level hidup hemat selanjutnya.

Konsep gaya hidup frugal living mengedepankan minimalisme. Orang yang hemat atau menjalankan gaya hidup hemat akan lebih memperhatikan manfaat barang atau jasa yang diperoleh atas biaya yang telah dikeluarkan.

Baca Juga: Sukuk Wakaf Ritel SWR004, Investasi Syariah buat Kamu yang Mau Investasi sekaligus Beramal

Meski orang yang hemat sering dianggap pelit, tetapi konsep frugal living lebih dari itu.

Perbedaan frugal living dan gaya hidup minimalis

Meski terdengar sama, ternyata konsep frugal living berbeda dengan gaya hidup minimalis.
Frugal living merupakan konsep yang mengutamakan efisiensi dalam penggunaan biaya.

Seorang yang punya gaya hidup hemat akan penuh pertimbangan dalam memutuskan keuntungan yang akan diperoleh pada setiap biaya yang dikeluarkan.

Bisa jadi, mereka akan lebih memilih barang dengan harga termurah, tetapi memberikan keuntungan terbesar.

Berbeda dengan hemat, orang yang memiliki prinsip minimalis tidak mementingkan harga suatu barang. Mereka memprioritaskan kualitas daripada harga suatu barang.

Seseorang dengan prinsip minimalis lebih mementingkan kualitas barang dengan harga yang sedikit lebih mahal karena menganggapnya lebih awet dan masa pakai lebih lama.

Apakah hidup hemat berarti pelit?

Sama sekali tidak! Berhemat jangan disamakan dengan pelit, yang bisa berarti lebih memilih membeli barang dengan harga terendah tanpa memikirkan kualitas.

Berhemat berarti menilai keinginan dan memilih untuk menghabiskan lebih sedikit uang untuk hal-hal yang tidak terlalu penting bagimu.

Misalnya, kamu dapat memilih membelanjakan lebih sedikit untuk pakaian demi menabung untuk liburan berikutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Clever Girl Finance, BFI Finance

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X