Gen Z, Mau Enggak Jadi Tentara Berambut Panjang dan Bertato?

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Minggu, 18 Februari 2024 | 06:30 WIB
Ilustrasi: Gen Z mempunyai kekhawatiran yang sangat besar tentang gaji yang besar, kekerasan bersenjata, hingga persiapan menghadapi masa depan. (Freepik)
Ilustrasi: Gen Z mempunyai kekhawatiran yang sangat besar tentang gaji yang besar, kekerasan bersenjata, hingga persiapan menghadapi masa depan. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Ada tawaran khususnya bagi Gen Z atau Generasi Z warganegara Jepang.

Gen Z, mau enggak jadi tentara berambut panjang dan bertato?

Gen Z atau Generasi Z adalah generasi kelahiran pada kurun waktu 1995-2012.

Gen Z atau Generasi Z warganegara Jepang mendapatkan tawaran dari Kementerian Pertahanan Jepang untuk menjadi tentara Self Defence Force atau SDF atau Tentara Pasukan Bela Diri Jepang, tulis Japantoday.com edisi Sabtu 17 Februari 2024.

"SDF atau Self Defence Force membuka rekrutmen tentara dengan peraturan baru," tulis media itu.

Peraturan baru itu menyangkut dua hal.

Pertama, soal potongan rambut.

SDF mengizinkan potongan berambut panjang yang bukan gaya rambut cepak atau buzz.

"Lebih panjang sedikit daripada potongan rambut cepak atau buzz," kata SDF.

Seperti kelaziman, tentara di Jepang baik lelaki dan perempuan dan bahkan di seluruh dunia lekat dengan model potongan rambut cepak atau buzz.

"Mulai April 2024, rekrutan baru diperkenankan berambut panjang, sedikit melebihi potongan rambut cepak atau buzz," kata SDF.

Potongan gaya baru ini juga berlaku untuk perempuan calon tentara SDF.

Kaum perempuan calon tentara SDF diizinkan berambut lebih panjang sedikit ketimbang model rambut pendek perempuan.

Hal kedua adalah, rekrutmen anyar SDF juga diperkenankan bertato.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X