Dua Hari yang Menegangkan: Erick Thohir Pilih Diam, Jay Idzes dan Verdonk Angkat Suara Bela PSSI

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 11:05 WIB
Menyoroti drama pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert usai Garuda gagal di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Menyoroti drama pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert usai Garuda gagal di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

PejuangKantoran.com - Drama panas pasca pemecatan Patrick Kluivert dari kursi pelatih Timnas Indonesia terus bergulir. Di tengah riuh tekanan publik dan tagar #KluivertOut hingga #ETOut yang memenuhi media sosial, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, justru memilih menahan diri.

Saat ditemui di acara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kamis (16/10), Erick menegaskan belum waktunya bicara.

“Saya tidak mau jawab, nanti itu. Ini Menpora. Untuk yang bola, jangan hari ini. Kasih waktu saya dua hari,” ujarnya singkat.

Sikap diam Erick itu menimbulkan beragam tafsir. Banyak yang menduga ia tengah menyiapkan langkah besar di balik layar, sementara sebagian publik mendesak kejelasan arah baru sepak bola nasional usai kegagalan skuad Garuda menembus Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Mengenal Cheesemonger Francois Robin, Si Sommelier Keju yang Menjelajahi Dunia lewat Rasa

Kontrak Patrick Kluivert yang seharusnya berjalan dua tahun resmi diputus lebih awal setelah dua kekalahan beruntun di babak keempat kualifikasi — 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.

Namun, di tengah gelombang kritik, dua pemain inti Timnas justru tampil membela sang Ketum.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, melalui unggahan di Instagram, menegaskan dukungannya terhadap Erick Thohir. “Banyak komentar negatif tentang Pak Thohir, padahal orang tidak tahu betapa keras kerja mereka di balik layar,” tulisnya.

Jay juga mengingatkan bahwa keberhasilan Indonesia melangkah ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan memastikan tiket ke Piala Asia 2027 adalah progres nyata. “Proses butuh waktu. Kami sedang membangun sesuatu yang besar,” tegasnya.

Baca Juga: Dulu Jadi Jaminan, Kini 10 Jurusan Kuliah Ini Mulai Redup di Pasar Kerja yang Berubah Cepat

Nada serupa disampaikan Calvin Verdonk, pemain yang kini memperkuat klub Prancis LOSC Lille. Dalam unggahannya, Verdonk mengaku sedih melihat banyak kritik terhadap federasi dan pelatih. “Saya bermain untuk Indonesia dengan bangga dan komitmen penuh. Tidak banyak yang tahu bahwa Pak Thohir dan timnya menciptakan lingkungan berkelas dunia,” ujarnya.

Kini, publik menanti dua hari ke depan saat Erick Thohir dijadwalkan membuka suara. Akankah ia mengumumkan arah baru Timnas Indonesia atau justru menghadirkan kejutan lain di tengah turbulensi sepak bola nasional?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X