senggang

Mengapa Film yang Belum Tayang di Bioskop Bisa Lolos Seleksi Festival Film Indonesia?

Kamis, 21 September 2023 | 12:00 WIB
Sutradara Riri Riza menjelaskan mengapa film yang sudah punya jadwal tayang ternyata tidak lolos seleksi Festival Film Indonesia 2023. (Instagram @rizariri)

PejuangKantoran.com - Komite Festival Film Indonesia 2023 mengumumkan 30 film yang lolos seleksi tahap awal untuk calon nominasi Piala Citra, dari 75 judul film panjang yang didaftarkan.

Menurut siaran pers yang diedarkan, 30 film tersebut dinyatakan lolos seleksi Festival Film Indonesia berdasarkan kriteria dan elemen penjurian, potensi nominasi, serta persyaratan administrasi (cek di sini untuk melihat 30 judul film tersebut).

Namun, secara detail tidak disebutkan kriteria dan elemen penjurian seperti apa sehingga muncul beberapa pertanyaan mengenai beberapa film yang lolos.

Baca Juga: Festival Film Indonesia 2023 Umumkan 30 Film Indonesia yang Lolos Seleksi Tahap Awal

Dari segi waktu rilis, sebagian penikmat film mempertanyakan mengapa film-film yang belum diputar di bioskop bisa lolos seleksi. Contohnya, Budi Pekerti atau 24 Jam Bersama Gaspar.

Di lain pihak, ada beberapa film yang sudah ada tanggal penayangan di bioskop seperti Petualangan Sherina 2 ternyata tidak lolos seleksi Festival Film Indonesia.

Kepada PejuangKantoran.com, sutradara Petualangan Sherina 2, Riri Riza, menjelaskan alasan mengapa film tersebut tidak lolos seleksi.

“Salah satu kriteria yang dikeluarkan oleh FFI adalah film harus ditayangkan sebelum tanggal 31 Agustus 2023.

“Karena film Petualangan Sherina 2 ditayangkan sesudah tanggal deadline, itu sebabnya film tidak kami daftarkan.

"(Tapi) Film ini kan masih bisa ikut di FFI tahun depan,” terang Riri Riza, saat ditemui di gala premiere Sleep Call di Epicentrum, Kuningan, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Riri Riza menjelaskan, terjawab juga kenapa film-film seperti Budi Pekerti atau 24 Jam Bersama Gaspar yang belum tayang di bioskop Indonesia justru bisa lolos seleksi.

Ternyata, selain sudah ditayangkan di bioskop di Indonesia sebelum tanggal 31 Agustus, film yang dinilai layak masuk seleksi adalah film-film yang sudah terdaftar di festival film internasional.

Dengan dukungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, film-film seperti 24 Jam Bersama Gaspar dan Ali Topan bisa mendaftar di FFI tahun ini.

Begitu juga dengan Budi Pekerti, yang lebih dulu menggelar world premiere-nya di TIFF (Toronto International Film Festival).

Baca Juga: Banyak Adegan Intim di Sleep Call, Laura Basuki Minta Dibantu Intimacy Coordinator

Halaman:

Tags

Terkini