PejuangKantoran.com - Dalam talkshow gelaran perusahaan alat tulis dan alat gambar Faber-Castell Indonesia, Art Festival 2023, ada tantangan bikin pameran lukisan untuk Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK.
Pameran lukisan untuk Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK itu diharapkan terlaksana secara kontinyu dan konsisten.
Nantinya, pameran lukisan untuk Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK bisa menjadi wahana bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK untuk mandiri.
"Betul sekali, Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK, semakin dewasa harus semakin mandiri," kata pembicara pada talkshow Jumat (3/11/2023) pukul 10.00 WIB di Senayan City, Jakarta Selatan, art therapist Adi Chandra.
Art therapist Adi Chandra memang berkecimpung khusus mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK.
Pengalaman sebagai art therapist, tutur Adi Chandra menunjukkan bahwa ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus, semisal, penyandang autisme, cocok dengan terapi melukis dan menggambar.
"Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK bisa memperoleh kemampuan mengembangkan diri dengan melukis dan menggambar," kata art therapist Adi Chandra.
ABK Vincent
Sementara itu, dalam talkshow itu juga pembicara Andri Kurniawan, PR Manager Faber-Castell Internasional Indonesia (FCII) membeberkan pengalaman perusahaan asal Jerman itu mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK Vincet Prijadi Purwono.