PejuangKantoran.com - “Gampang Cuan”, film komedi karya penulis dan sutradara Rahabi Mandra, memulai debut tayang di bioskop di Indonesia, Kamis (16/11).
Film komedi Gampang Cuan ini diproduksi oleh Temata Studios, Adhya Pictures, dan Legacy Pictures.
“Film ini dibuat untuk menghibur, tidak untuk menggurui, semua orang yang bisa tertawa adalah target penonton kita. Semua orang yang bisa menangis, juga target kita. Bila terhibur, maka baru lah ada yang bisa “dibawa pulang”, silahkan jadikan film ini sebagai pintu gerbang untuk mendalami soal finansial," kata Sutradara film komedi Gampang Cuan, Rahabi Mandra.
Film komedi Gampang Cuan bercerita tentang Sultan yang diperankan oleh Vino G. Bastian, anak sulung di keluarga asli Sukabumi yang merantau ke Jakarta. Selama ini dia bekerja sebagai pekerja serabutan di Jakarta.
Baca Juga: 3 Prinsip Pengelolaan Asuransi Syariah
Namun suatu hari, dia dikagetkan dengan kedatangan adik perempuannya yang bernama Bilqis (diperankan oleh Anya Geraldine). Bilqis kaget setengah mati saat menemukan realita kehidupan kakaknya tidak seindah yang diceritakan.
Tak cuma itu, kedatangannya ke Jakarta juga membawa kabar bahwa mendiang ayahnya meninggalkan utang sebesar Rp300 juta yang harus segera dilunasi.
Sultan panik bukan kepalang, pasalnya dia juga dituntut untuk membiayai kuliah si adik bungsu, Aji (Alzi Markers).
Sultan dan Bilqis kemudian jungkir balik mencari cuan dalam waktu cepat untuk membayar utang tersebut tanpa sepengetahuan sang ibu, Mamah Diah (Meriam Bellina).
Baca Juga: Betulkah PHK di Nestle Indonesia Merupakan Dampak Aksi Boikot Produk Pro Israel?
“Menjadi Sultan merupakan tantangan tersendiri, saya sudah lama tidak berperan di dalam film komedi. Keunggulan ceritanya cukup unik karena terdapat sisipan literasi keuangan yang membuat film ini fresh dan menarik," kata Vino.
Anya Geraldine, kompak mengungkapkan hal senada.
“Aku itu sebenernya anak pertama dan nggak pernah tau rasanya jadi anak tengah. Saat memerankan Bilqis aku jadi ngerti gimana struggle-nya jadi anak tengah, engga begitu dibebasin tapi engga begitu disayang seperti kakak sama adiknya.” ujar Anya.