Lantas, satu tingkat di atas lisensi pelatih Seri D Nasional adalah lisensi pelatih Seri C AFC atau Asian Football Confederation atau Konfederasi Sepak Bola Asia.
Lisensi pelatih Seri C AFC atau Konfederasi Sepak Bola Asia atau Asian Football Confederation ke atas dikeluarkan oleh AFC.
Kemudian, setelah lisensi pelatih Seri C AFC, berturut-turut adalah lisensi pelatih Seri B AFC, Seri A AFC, dan terakhir lisensi pelatih AFC Pro.
Sesuai tingkatan dari nomor buncit hingga pamungkas, pemegang lisensi pelatih Seri C AFC sampai dengan AFC Pro bisa menjadi asisten pelatih, pelatih klub liga amatir, liga kasta kedua, liga kasta pertama, asisten hingga pelatih tim nasional suatu negara.
Lisensi pelatih
Dalam diskusi Zoom Forum Merdeka Barat 9 atau FMB 9, baik Surono dan Sapto Haryo Rajasa sepakat bahwa biaya kursus untuk mendapatkan lisensi pelatih, mahal.
"Banyak yang terkendala biaya," aku Sapto Haryo Rajasa.
Sementara, di sisi lain, kebutuhan akan pelatih bermutu di Indonesia terbilang mendesak.
Pasalnya, tersedia 30 juta talenta muda sepak bola Indonesia yang meniti karier di sepak bola.
Surono dalam diskusi Zoom Forum Merdeka Barat 9 atau FMB 9, lantas, mengajukan solusi yang menurutnya bisa mereduksi atau mengikis kendala biaya kursus untuk mendapatkan lisensi pelatih.
Surono menyasar para calon pelatih sepak bola lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan.
"Para calon pelatih sepak bola lulusan Fakultas Ilmu Keolahragaan ini diberi langsung lisensi pelatih Seri D Nasional," kata Surono.