Deg-degan
Ikhwal lapangan pekerjaan di China adalah pembicaraan paling sohor di China Negeri Tembok Raksasa.
Pasalnya, selepas pandemi Covid-19 pada sekitar 2 tahun silam, China bersua dengan minimnya penciptaan lapangan pekerjaan.
Konsekuensinya, China mengalami peningkatan angka pengangguran.
Ini yang diduga kuat bikin Gen Z dan Generasi Milenial deg-degan tentang masa depan mereka di Tahun Naga Kayu 2024.
Data resmi pemerintah China edisi Juni 2024 menunjukkan bahwa satu dari lima orang di perkotaan China adalah pengangguran.
"Usia generasi muda yang menganggur adalah 16-24 tahun," bunyi data itu.
Dalam posisi jobless, bahkan di China, seseorang akan enggan menjawab pertanyaan sanak famili tentang status pekerjaan.
Dalam laporan-laporan media, saking enggannya menjawab tentang status pekerjaan, Generasi Z dan Generasi Milenial di China memilih ogah pulang kampung.
Ekspresi keengganan Generasi Z dan Generasi Milenial di China ini terlihat di media sosial China, Xianghongshu dan Weibo.
Tercatat, bisnis di China yang ambruk usai pandemi Covid19 adalah properti.
Sementara, di sisi lain, utang pemerintah China juga kian menumpuk.
Maka dari itulah, Generasi Z dan Generasi Milenial di China menumpukan asa atau harapan agar di Tahun Naga Kayu 2024 ini, peluang penciptaan lapangan pekerjaan baru makin banyak.