PejuangKantoran.com - Pandemi memang sudah berlalu, tetapi budaya remote working masih berlanjut. Banyak karyawan yang makin menyadari bahwa kehadiran secara fisik di satu tempat kerja ternyata tidak diperlukan untuk semua pekerjaan.
Ketika kantor-kantor dibuka kembali, banyak karyawan yang terus bekerja dari rumah -atau dari tempat lain. Hal ini tidak hanya mengubah cara orang bekerja, tetapi juga mengubah cara mereka bepergian.
Baca Juga: Sekarang Whatsapp Memungkinkan Pengguna Mengirim Foto dan Video Ukuran HD Secara Otomatis
Kini, muncul tren baru di kalangan remote worker: hush trip, yang kurang lebih berarti perjalanan secara diam-diam. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan hush trip, dan bagaimana cara kerjanya?
"Perjalanan diam-diam adalah ketika karyawan bekerja dari jarak jauh dari lokasi yang berbeda dengan lokasi biasanya, tanpa memberi tahu atasannya," kata seorang travel blogger, Sean Lau.
Hush trip ini menjadi pengaturan sementara di mana karyawan bisa bekerja dari vila yang berjarak satu jam dari rumah selama beberapa hari, misalnya.
Atau, mereka bisa melakukan perjalanan ke suatu tempat dengan zona waktu yang berbeda atau bahkan ke luar negeri.
Baca Juga: 7 Kesalahan Saat Membuat Laporan SPT Tahunan Ini Paling Sering Dilakukan Wajib Pajak
"Karena mereka bisa masuk dan menangani tugas pekerjaan mereka dari mana saja, pola pikirnya adalah untuk apa lapor ke atasan bahwa kamu kebetulan berada di Bahama saat bekerja," kata travel blogger Esther Susag.
Hush trippers biasanya tetap mengerjakan tugas pekerjaannya. Mereka bisa saja bekerja dari kamar hotel, kedai kopi, dan bahkan coworking space dalam jangka pendek.
Meskipun kemudian menghadiri rapat Zoom, mereka tetap tidak menyebutkan di mana mereka berada.
"Mereka mungkin akan menggunakan VPN untuk menyamarkan alamat IP dan lokasi mereka," kata Gabby Beckford, pakar perjalanan dan pendiri situs perjalanan Packs Light.
Baca Juga: Punya Pengalaman Mengelola Less Container Load, Nih Lowongan Kerja LCL Manager di Kuehne Nagel
Konsep ini agak mirip dengan “bleisure travel" (perjalanan liburan), yang menggabungkan perjalanan bisnis dan liburan.
Pelancong bleisure mungkin melakukan perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaan, tetapi menambahkan waktu ekstra sebelum atau sesudahnya untuk berlibur.