PejuangKantoran.com - Media sosial telah menjadi ajang diskusi tentang berbagai hal. Salah satunya tentang seberapa sering orang mencuci celana jeans denim mereka.
Atelier denim Benjamin Talley Smith mengatakan bahwa celana jeans harus dicuci "sesedikit mungkin, jika memang dicuci."
Pakar binatu Patric Richardson menambahkan, celana jeans harus dibersihkan "setelah sembilan atau 10 kali pemakaian, menurut saya, itu adalah waktu yang ideal."
Baca Juga: Erina Gudono Diterima di Program Master University of Pennsylvania, yang Termasuk Kampus Ivy League
Pada sembilan atau 10 kali pemakaian, pada celana jeans mungkin terdapat noda dan sedikit keringat pada saat itu, sehingga kamu perlu mencucinya, kata Richardson.
Tetapi, ada orang yang mencuci dan mengeringkan jeans setiap kali dipakai, sementara yang lain mencucinya dengan tangan dan tidak pernah menjemurnya.
Nah, jadi sebaiknya seberapa sering orang mencuci celana jeans?
Masalah lingkungan
CEO Levi Strauss, Charles Bergh, ternyata punya pendapat berbeda mengenai kapan sebaiknya mencuci celana jeans kamu. Tahun 2014 ia sempat bikin heboh ketika ia mengatakan hanya mencuci celana jeansnya setahun sekali.
Tetapi, menurut Bergh saat itu alasannya lebih karena alasan lingkungan daripada soal kebersihan.
Baca Juga: Ini 20 Negara yang Punya Work-Life Balance Terbaik di Dunia
Dia kemudian mengklarifikasi pemikirannya itu dalam sebuah artikel di blog, "The Dirty Jean Manifesto" yang dia posting ke LinkedIn.
"Saya membuat pernyataan provokatif ini karena saya sangat percaya pada apa yang diperjuangkan merek kami: kualitas, daya tahan, dan produk tahan lama yang dibuat secara berkelanjutan.
"Saya juga mengatakannya karena saya percaya kita tidak perlu mencuci celana jeans sesering yang dipikirkan kebanyakan orang," tulis Bergh.
"Kami mengetahui bahwa rata-rata celana jeans menghabiskan sekitar 3.500 liter air (saat dicuci)— dan itu setelah hanya dua tahun penggunaan, mencuci celana jeans seminggu sekali," tulis Bergh.