senggang

Film Seni Memahami Kekasih Ingin Mendobrak Stigma di Kalangan Gen Z bahwa Pernikahan Itu Menakutkan

Kamis, 15 Agustus 2024 | 21:48 WIB
Film Seni Memahami Kekasih mengangkat kisah cinta sederhana antara Agus Mulyadi dan Kalis Mardiasih. (IMDb)

PejuangKantoran.com - IDN Pictures mengumumkan bahwa film Seni Memahami Kekasih akan ditayangkan  di seluruh bioskop pada 5 September 2024. Syuting filmnya sendiri sudah rampun dilakukan lebih dari setahun yang lalu.

“Kita, di IDN Pictures, membuat cerita yang memang diinginkan penonton di Indonesia. Cerita-cerita yang kami buat lahir dari reset dan data. Kami rasa cerita ini dekat dengan penonton.

"Kali ini, IDN hadir, meramaikan bioskop dengan film Seni Memahami Kekasih, yang kami rasa sangat tepat waktunya untuk ambil bagian,” terang produser Susanti Dewi saat konferensi pers Seni Memahami Kekasih di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Baca Juga: Tips Membuat Cold Message yang Efektif untuk Penawaran Kerja dan Cepat Direspons

Film bergenre drama komedi ini mengangkat kisah cinta Agus Mulyadi (Elang El Gibran) dan Kalis Mardiasih (Febby Rastanty), pasangan yang dikenal sebagai redaktur dan penulis Mojok.co.

Kisah cinta mereka begitu sederhana. Keduanya memutuskan untuk menikah, berjuang bersama, dan mencoba mengubah citra anak muda zaman sekarang  yang dianggap lemah atau sering kali disebut generasi strawberry.

“Dari awal, aku sudah ngomong sama mas Jeihan Angga (sutradara) kalau ceritanya harus mewakili suara-suara orang muda di Indonesia.

"Di media sosial, generasi muda selalu dilekati oleh stereotip negatif, kayak galau, malas, dan gampang putus harapan. Padahal, mereka survive, bekerja keras," jelas Susanti.

Dalam perjalanan menuju dewasa, mereka juga banyak menghadapi tantangan. Apalagi, mereka generasi yang tidak menerima warisan dari orang tua. Pekerjaan mereka saat ini adalah satu-satunya harapan untuk lompatan masa depan yang berbeda.

"Teman-teman muda ini butuh ditemani sebetulnya. Jangan cuma dikata-katain sebagai generasi lemah, generasi strawberry!” tambahnya.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Sehat untuk Menurunkan Kortisol 'Si Hormon Stres' Saat Sibuk Bekerja

Selain itu, kisah perjuangan cinta mereka di sini bertujuan untuk mematahkan stigma di kalangan Gen Z bahwa menikah itu sesuatu yang menakutkan dan malah menambah beban dan masalah.

Namun, misi tersebut dikemas dalam beragam adegan komedi situasi.

“Ya, ini merupakan kisah cinta standar. Orang miskin ketemu orang miskin. Saya pikir kisah asmara orang miskin dengan orang miskin perlu diangkat karena mayoritas penduduk orang Indonesia menengah ke bawah, 76 persen.

"Saya merasa kisah ini penting, melihat bagaimana orang miskin berjuang dan berhasil. Dan, kadang kan kita nonton serial Si Doel itu bukan karena Doel dan Sarah.

Halaman:

Tags

Terkini