"Tapi, kita ingin menonton Mandra dan Munaroh kan,” seloroh Agus Mulyadi, penulis buku kumpulan cerita pendek Seni Memahami Kekasih itu.
Untuk memperkuat komedi di film, beberapa komika andal bergabung, dari Benidictus Siregar, Yusril Fahriza, Devina Aureel, dan Desy Genoveva yang berperan sebagai sahabat dekat Kalis. Ada pula Pak RT dan Pak Kos di lingkungan sekitar.
Improvisasi dialog diharapkan bisa menguatkan komedi situasi film ini.
Baca Juga: Seleb Rame-rame Flexing dengan Tesla Cybertruck, Apa Sih Istimewanya Mobil Besutan Elon Musk Itu?
“Sebenarnya, pas syuting, kita sangat terbantu dengan skripnya yang lucu banget! Saat kita reading sudah kebayang lucunya. Jadi, pas syuting, improvisasi saya dengan Yusril tidak terlalu banyak.
"Kalau di film lain, stand up comedian akan diminta banyakin dong improv-nya. Kalau di film ini, nggak dan ini jadi sangat menyenangkan.
"Ketika skripnya sudah lucu, kita tinggal mendalami karakternya saja!” komen Benidictus, tentang tugasnya yang harus melucu di film ini.
Walau fokus film ini pada kisah asmara Agus dan Kalis, Jeihan Angga yang bertindak sebagai sutradara menjelaskan bahwa film ini punya nilai-nilai lain yang tidak kalah menarik. Salah satunya adalah membuka mata penonton akan nilai-nilai budaya yang kaya.
Baca Juga: Mengapa CEO Boeing yang Baru Kelly Ortberg Pilih Ngantor di Seattle, Kantor Pusatnya yang Lama?
“Meski Seni Memahami Kekasih berfokus pada genre drama komedi, film ini juga kaya nilai-nilai budaya Indonesia dengan menggunakan bahasa Jawa sebagai dialognya untuk mendukung cerita yang berlatar belakang di Solo dan Yogyakarta.
"Selain itu, mbak Kalis ini dikenal sebagi sosok yang memperjuangkan hak-hak perempuan dan di film ini kami juga mengangkat hal ini,” seru sutradara asal Yogyakarta itu. (Syanne Susita)