senggang

Terinspirasi Kisah Nyata, Kuasa Gelap Hadirkan Jerome Kurnia sebagai Pastor Eksorsisme

Rabu, 21 Agustus 2024 | 07:31 WIB
Film horor bertema eksorsisme pertama di Indonesia, Kuasa Gelap, diminati banyak investor . (Instagram @lukmansrd)

PejuangKantoran.com - Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment meluncurkan Kuasa Gelap, film horor Indonesia pertama yang menampilkan eksorsisme dalam agama Katolik.

Menurut Andi Boediman, produser eksekutif film, sinema Indonesia sedang mengalami golden age. Ia mempelajari perkembangan industri film global di mana ia melihat apa yang dicapai Indonesia sekarang ini belum terjadi di banyak negara.

“Di seluruh dunia, bisa dihitung dengan jari negara yang film lokalnya lebih besar di pasar negeri sendiri daripada film impor," ujar pengusaha 54 tahun ini saat konferensi pers Kuasa Gelap di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Baca Juga: Bertemu PM Australia, Prabowo Perbarui Perjanjian Pertahanan untuk Memperluas Latihan Militer Bersama

"Tahun ini, film lokal menguasai 61%. Bahkan memasuki bulan ini, mungkin bisa lebih besar lagi. Dominan sekali. Kita sudah menjadi tuan rumah.

"Ini artinya pasarnya sudah percaya, begitu pula para investor yang kini memang sedang menyerbu film. Terutama film horor, ini bisa menjadi kesempatan terbesar untuk mengekspor setan dari Indonesia!” ujarnya menggebu-gebu.

Film Kuasa Gelap bahkan sudah di-prebuy di lebih dari 30 negara. Artinya, negara-negara ini -termasuk Kamboja dan Rusia- sudah siap menayangkan film yang dibintangi Lukman Sardi, Jerome Kurnia, dan Astrid Tiar ini.

“Bukan cuma mau beli haknya. Bahkan ada investor yang ingin invest tetapi kita tolak,” tambah Andi.

Yang menjadi daya tarik utama film ini di mata para investor adalah sudut pandang ceritanya yang berbeda dari film horor Indonesia pada umumnya.

Sebagai film horor Katolik pertama di Indonesia, premis cerita garapan sutradara Bobby Prasetyo ini terasa baru dan segar. 

Baca Juga: Kesempatan untuk Jadi Diplomat: Kemenlu Buka Seleksi CPNS 2024 untuk 100 Formasi

“Butuh waktu yang cukup lama untuk menggarap cerita ini. Kita melakukan riset mendalam tentang eksorsisme yang sesuai dengan iman gereja Katolik agar tetap otentik dan sesuai dengan ajaran gereja Katolik,” terang produser Robert Ronny, yang juga salah satu pemilik Paragon Pictures.

Selama riset alur cerita, ia mengaku banyak membaca cerita kerasukan. Dalam mencari cerita mana yang bisa diangkat ke dalam film, ada tiga unsur penentu.

Pertama, ada muatan dramatik. Kedua, karakter-karakter yang menarik, dan ketiga, harus cerita kasus yang berat untuk kepentingan intensitas cerita.

Dengan tiga unsur ini, diharapkan banyak orang bisa merasa dekat dengan film.

Halaman:

Tags

Terkini