“Ya, namanya juga film, kita kepingin cerita yang ada unsur dramatiknya dan tidak bisa sekadar mengangkat cerita asli ke film," jelas Robert.
"Yang pasti, kasus ini (yang diangkat menjadi film) bukan di Jakarta. Kita tidak bisa sebut di mana dan siapa karena harus melindungi identitas korban.
"Kita dramatisasikan tapi kasusnya 80% sih sama. Yang kita fiksikan cuma karakternya romo (panggilan untuk pastor, Red.) yang diperankan Jerome Kurnia. Itu kita fiksikan. Jadi, itu tidak ada sebenarnya!” (Syanne Susita)