Selain itu, tentukan waktu kalian berkunjung ke destinasi tersebut. Dari riset sebelumnya, kamu juga harus tahu jika mau melihat atraksi-atraksi tertentu. Bisanya atraksi tertentu punya jadwal hari dan jamnya.
- Penginapan strategis
Tips menyusun itinerary selanjutnya adalah mencari penginapan yang strategis. Minimal, penginapan tersebut harus mudah dijangkau, memiliki akses transportasi yang mudah, serta dekat dengan tempat makan.
Bahkan, akan lebih baik lagi kalau penginapan tersebut dekat dengan destinasi wisata yang akan kamu tuju. Jadi, kamu tidak perlu macet-macetan dan menghabiskan banyak waktu di jalan untuk menuju desinasinya.
- Cari transportasi
Jangan hanya fokus mencari tiket pesawat dan menentukan destinasi wisata yang akan dikunjungi saja. kamu juga harus pastikan transportasi untuk menuju lokasi tempat wisata yang diinginkan.
Pastikan kamu mendapatkan transportasi yang memang nyaman dan efisien. Kalau berencana untuk menggunakan transportasi umum, usahakan sudah memahami rute dan metode pembayarannya.
Tapi, kalau ingin menyewa mobil, pilih jasa penyewaan terpercaya dan sudah memiliki SIM internasional yang berlaku jika destinasinya luar negeri.
- Buat anggaran
Setelah menentukan destinasi, transportasi, dan penginapan yang diinginkan, saatnya membuat anggaran. Untuk langkah awal, coba hitung perkiraan biaya yang dibutuhkan saat liburan: termasuk biaya transportasi pergi-pulang, penginapan selama di sana, uang makan, transportasi lokal, hingga biaya oleh-oleh.
Kalau dirasa biaya yang dikeluarkan terlalu mahal, kamu harus atur strategi. Misal dengan memilih hotel budget yang lebih murah, tapi tetap nyaman.
Dengan begitu, kegiatan liburan tetap berjalan lancar, dan uang liburan tetap aman.
Baca Juga: Mengoleksi Magnet Kulkas Saat Liburan Ternyata Punya Dampak Mengejutkan buat Ingatan Kamu!
- Susun rencana cadangan
Walaupun sudah menyusun itinerary liburan beserta anggaran yang dibutuhkan, kamu tetap disarankan untuk membuat rencana cadangan.
Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak bisa diprediksi. Seperti misalnya destinasi wisata yang diinginkan mendadak tutup. Atau ada delay keberangkatan maupun kepulangan.