senggang

Liburan Nataru 2024: Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan, Tren Staycation Meningkat

Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:18 WIB
Desa Wisata Ubud Gianyar Bali

PejuangKantoran.com - Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 diprediksi menjadi momen yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia.

Menurut Menteri Perhubungan, lebih dari 110 juta orang diperkirakan akan melakukan mobilisasi selama periode liburan ini, dengan puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 24 Desember 2024.

Salah satu destinasi yang menjadi favorit wisatawan baik domestik maupun internasional adalah Bali. Tahun ini, lebih dari 80 ribu orang diperkirakan akan mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Dituding CEO Gadungan dan Tak Bayar Gaji Karyawan, Hamish Daud Tempuh Jalur Hukum

Bali, Destinasi Wisata Favorit Nataru

Bali selalu menjadi primadona bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan akhir tahun. Keindahan alam, pantai yang memukau, budaya yang kaya, serta berbagai aktivitas yang bisa dinikmati, menjadikan Bali sebagai pilihan utama untuk menghabiskan liburan Nataru. Diperkirakan, Bandara Ngurah Rai Bali akan menerima lebih dari 80 ribu wisatawan pada musim libur kali ini, yang mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menikmati suasana liburan di Pulau Dewata.

Bali juga semakin ramai dikunjungi wisatawan internasional, yang ingin merayakan liburan Natal dan Tahun Baru di tengah suasana tropis yang khas. Berbagai tempat wisata seperti Ubud, Seminyak, dan Kuta, serta pengalaman budaya seperti upacara adat Bali, menjadi daya tarik utama bagi para pelancong. Tidak heran jika Bali selalu menjadi pilihan destinasi favorit selama musim liburan Nataru.

Staycation Meningkat di Tengah Prediksi Peningkatan Mobilisasi

Di sisi lain, meskipun mobilisasi masyarakat diprediksi meningkat, ada fenomena menarik yang muncul selama periode liburan Nataru kali ini. Banyak orang kini memilih untuk menikmati liburan di dalam kota atau yang dikenal dengan istilah staycation. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, staycation semakin digemari sebagai alternatif liburan yang lebih praktis dan efisien, tanpa harus meninggalkan kota.

Dian Paskalis, Country Director of Growth dan Regional VP of Online Marketing di Cove, sebuah perusahaan teknologi properti (Proptech) yang menawarkan konsep "flexible co-living," mengungkapkan bahwa mereka melihat adanya pergeseran preferensi liburan masyarakat.

Baca Juga: Begini Cara Kimberly Ryder dan Jerome Kurnia Menyiapkan Adegan-adegan Intim di Waktu Kedua

 “Meski pemerintah mengantisipasi peningkatan perjalanan selama Nataru, kami melihat bahwa masyarakat juga tetap mempertimbangkan opsi liburan di dalam kota seperti staycation. Dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, data internal Cove memproyeksikan bahwa pemesanan kamar harian kami akan meningkat sebesar 80 persen di Jakarta dan wilayah lainnya untuk periode Nataru kali ini," jelas Dian.

Fenomena staycation ini mencerminkan tren baru masyarakat yang semakin fleksibel dalam memilih cara berlibur. Selain lebih hemat waktu dan biaya, staycation memberikan kenyamanan bagi mereka yang tidak ingin bepergian jauh tetapi tetap ingin merasakan pengalaman liburan dengan fasilitas hotel atau penginapan yang nyaman.

Peningkatan Mobilisasi dan Dampaknya pada Infrastruktur Pariwisata

Dengan jumlah mobilisasi yang diprediksi mencapai lebih dari 110 juta orang, pemerintah Indonesia tentu sudah mempersiapkan berbagai infrastruktur untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan. Bali, sebagai salah satu destinasi utama, akan menjadi fokus utama dalam pengelolaan arus wisatawan. Bandara Ngurah Rai dan fasilitas pariwisata lainnya di Bali telah diperkuat untuk memastikan pengalaman liburan yang aman dan nyaman bagi para wisatawan.

Tidak hanya Bali, kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta juga diprediksi akan mengalami lonjakan jumlah pengunjung, baik untuk keperluan liburan maupun staycation. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memiliki pilihan beragam dalam menikmati liburan Nataru mereka, baik dengan pergi ke destinasi wisata seperti Bali atau dengan menikmati liburan di dalam kota.

 

Tags

Terkini