“Untuk adegan-adegan intimacy, kita diberi satu intimacy coordinator khusus yang memang sudah memiliki sertifikat untuk melakukan koordinasi adegan-adegan intim.
“Jadi nggak sembarangan. Ada koreografinya, sama halnya seperti pemain yang melakukan adegan-adegan action,” ujar aktor kelahiran Jakarta, 4 Februari 1995 itu.
Bagi Jerome, berakting dengan Kimberly sebagai lawan main yang sudah lama tidak berakting bukan masalah besar.
Baca Juga: 5 Saran yang Harus Dilakukan Bagi Seorang Pemula Dalam Melakukan Olah Raga
Karakter Rafa, menurutnya, sudah dibangun dengan baik oleh penulis Serena Luna ini sehingga ia tinggal memerankannya saja.
“Berakting dengan Kim, nggak terlalu sulit karena Kim sangat profesional. Kita ketemu ground rules-nya saja, konteksnya seperti apa, frekuensinya berapa.
“Ya sudah dari situ, kita jalani saja. Toh, skill akting itu kan tidak akan hilang, walau sudah lama tidak berakting!” pungkas aktor yang sedang naik daun ini. (Syanne Susita)