senggang

Mengungkap Fakta Menarik: “Jingle Bells” Bukan Lagu Natal Asli!

Kamis, 26 Desember 2024 | 20:01 WIB
lagu jinggle bells (Freepik/Seniv Petro)

PejuangKantoran.com - Lagu Jingle Bells adalah salah satu lagu paling ikonik yang selalu terdengar selama musim liburan.

Namun, tahukah kamu bahwa lagu yang begitu identik dengan Natal ini sebenarnya bukan lagu Natal sama sekali?

Sebuah video TikTok dari Daily Dose of Music baru-baru ini mengungkapkan fakta menarik bahwa Jingle Bells pertama kali ditulis sebagai lagu untuk merayakan Hari Raya Thanksgiving, bukan Natal.

Lagu yang diciptakan oleh James Lord Pierpont pada tahun 1857 ini awalnya berjudul One Horse Open Sleigh. Meskipun lagu ini sangat populer saat perayaan Natal, asal-usulnya yang berkaitan dengan Thanksgiving mungkin mengejutkan banyak orang.

Baca Juga: 10 Christmas Market Terbesar di Dunia, Wajib Dikunjungi Kalau Lagi Liburan Natal di Eropa

Perjalanan Lagu “Jingle Bells” Menjadi Lagu Natal

Meskipun dimulai sebagai lagu untuk Thanksgiving, Jingle Bells mulai menjadi populer selama musim Natal dan akhirnya bergeser menjadi lagu yang identik dengan perayaan tersebut. Transformasi ini mengungkapkan bagaimana tradisi dapat berubah seiring waktu.

Dari sebuah lagu yang merayakan cuaca musim dingin dan kegiatan luar ruangan, Jingle Bells bertransformasi menjadi lagu yang sering terdengar di setiap perayaan Natal di seluruh dunia.

Pada tahun 1965, Jingle Bells bahkan mencatatkan sejarah luar biasa dengan menjadi lagu pertama yang diputar di luar angkasa.

Pada 16 Desember 1965, kru pesawat luar angkasa Gemini 6 memainkan lagu ini di ruang angkasa dengan menggunakan bel dan harmonika, menambah lapisan sejarah pada lagu yang sudah lama menjadi favorit di Bumi.

Baca Juga: Gaji Rata-Rata di Eropa: Negara Mana yang Beri Gaji Paling Tinggi?

Pergeseran Tradisi dan Fenomena Global

Keunikan Jingle Bells tidak hanya terletak pada sejarahnya, tetapi juga pada bagaimana lagu ini telah menjadi simbol musim dingin yang lebih luas. Banyak orang, terutama mereka yang tinggal di Belahan Bumi Utara, mungkin merasa bahwa lagu ini sangat identik dengan Natal.

Namun, beberapa pengguna Reddit berkomentar bahwa bagi mereka yang tinggal di Belahan Bumi Selatan, fenomena ini terasa aneh. Mereka mencatat bahwa apa pun yang sedikit saja berhubungan dengan musim dingin sering kali dianggap sebagai lagu Natal, meskipun konteks aslinya bisa berbeda.

Halaman:

Tags

Terkini