"Tidak ada karakter di sini yang mudah untuk diperani. Sulit semua, dan mereka yang paling pantas, menurut saya. Bersyukurnya mereka percaya dengan visi saya!” tukasnya.
Sama dengan proses penulisan yang panjang, ayah dua anak ini mengaku proses casting pun tidak mudah. Salah satu contohnya adalah ketika ia mencoba untuk men-casting Luna Maya.
Baca Juga: Tak Sekadar Hobi Biasa, Ini 3 Jenis Hobi yang Menurut Psikolog Baik untuk Perkembangan Diri
Walaupun sudah bersahabat lebih dari 20 tahun, ternyata Luna tidak langsung mengiyakan.
“Yang diincar sebelumnya Luna. Yang kemarin itu (Lembayung) juga diajak, tapi dia sombong! Baim baru jadi sutradara bisa apa sih? Nggak bercanda!
"Dari Lembayung, saya sudah menghubungi dia, tapi dia ada kerjaan. Akhirnya, baru bisa di film kali ini,” jelas Baim, kembali serius.
Tidak hanya pemain, dalam pemilihan kru pun Baim Wong juga ambisius. Hampir semua tim produksi pernah mendapat penghargaan Piala Citra. Beberapa di antaranya adalah:
Baca Juga: 8 Tips Menulis Lowongan Pekerjaan yang Menarik untuk Memikat Kandidat Berkualitas
• Dinda Amanda (2 Piala Citra Kategori Penyunting Gambar Terbaik),
• Allan Sebastian (3 Piala Citra Kategori Penata Artistik Terbaik),
• Yusuf Patawari (1 Piala Citra Kategori Penata Suara Terbaik dan 2 Piala Citra Kategori Penyunting Gambar Terbaik),
• Ricky Lionardi (1 Piala Citra Kategori Penata Musik Terbaik),
• Hagai Pakan (2 Piala Citra Kategori Penata Busana Terbaik),
• Studio VFX/CGI Lumine Studio (Pemenang Piala Citra Kategori Penata Efek Visual Terbaik).
Film Sukma sendiri kini masih dalam taraf produksi. Baim Wong menargetkan film ini akan beredar di bioskop menjelang akhir tahun 2025. (Syanne Susita)