PejuangKantoran.com - Dalam rangka menyambut bulan Ramadan, Galeri Indonesia Kaya kembali menjadi panggung bagi pertunjukan musik yang menggabungkan elemen tradisional dan modern dengan sentuhan religi.
Kali ini, penikmat seni dihadirkan dengan penampilan spesial dari Tohpati and Friends di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, yang menampilkan karya-karya orisinal dalam format musik instrumental.
Tohpati, seorang gitaris jazz yang dikenal dengan kemampuannya menggabungkan musik modern dengan kebudayaan tradisional Indonesia, memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk mempersembahkan rangkaian karya musik religi berjudul Gitar Ramadan.
Melalui karya ini, Tohpati mengajak masyarakat untuk menikmati harmoni yang memadukan elemen-elemen musik tradisional Indonesia dengan sentuhan jazz modern.
Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya, menyampaikan harapannya agar pertunjukan ini dapat menjadi sarana untuk menginspirasi generasi muda dalam mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia.
“Melalui penampilan Tohpati and Friends, kami berharap generasi muda dapat terus mengapresiasi karya budaya Indonesia dan terinspirasi untuk mengaplikasikannya dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.
Selama kurang lebih 60 menit, Tohpati and Friends membawakan sembilan lagu yang memukau, antara lain Alam Semesta, Sekar Jagad, Al I’tiraf, Shalawat Asyghil, Swarnadwipa, Lir Ilir, Penjor, Shalawat Badar, dan Kahyangan.
Setiap komposisi yang dibawakan menyelami kedalaman harmoni musik instrumental, di mana alunan gitar yang diperkuat dengan dentingan bass berpadu indah dengan alat musik tradisional Indonesia seperti suling dan kendang, menciptakan dinamika musikal yang kaya.
“Senang sekali bisa menemani para penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya hari ini, terutama di momen spesial bulan Ramadan ini. Kami berharap pertunjukan ini dapat menyampaikan keindahan musik yang tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman batin yang mendalam bagi para penonton,” ungkap Tohpati Ario Hutomo, gitaris sekaligus Music Director.
Baca Juga: 35% Tenaga Kerja di Industri Teknologi Kini Ditempati Perempuan, Namun Tantangan Masih Berliku
Tohpati Ario Hutomo: Gitaris Terkenal dengan Sentuhan Tradisional