Pejuangkantoran.com – Memiliki mobil Listrik, seperti masuk ke dalam dunia otomotif yang benar-benar berbeda dibandingkan ketika kamu memiliki mobil dengan bahan bakar fosil (Internal Combustion Engine, ICE), terutama terkait dengan perawatan.
Seperti yang disampaikan advocacy.consumerreports.org, pemilik EV bisa menghemat biaya perawatan dan servis hingga sekitar 50% dibanding dengan kendaraan ICE. Ini tidak terlepas dari fakta bahwa EV:
- Tidak ada ganti oli mesin
- Tidak ada tune-up
- Tidak ada busi
- Tidak ada timing belt
- Tidak ada knalpot, radiator besar, atau sistem pembakaran
Tentu saja ini memberikan keuntungan tersendiri bagi penggunanya. Bahkan seorang driver Gocar yang menggunakan mobil BYD Atto 1 Dynamic, sebuat saja namanya JW, merasakan benar benefit ini.
“Jauh lebih ngirit daripada saat menggunakan mobil bensin (bahan bakar fosil),” ujar JW. tentu saja harus diimbangi dengan perawatan yang benar supaya performanya bisa sesuai standar pabrik.
Apa saja perawatan mobil listrik yang perlu dilakukan, berikut ini daftarnya:
1. Baterai: Komponen Paling Penting
Yang perlu dilakukan:
- Jaga SoC (State of Charge) 20–80% untuk penggunaan harian. Hindari sering mengisi 100%, kecuali untuk perjalanan jauh.
- Hindari panas berlebih. Panas adalah musuh utama baterai.
- Jangan parkir terlalu lama di bawah matahari terik.
- Jika mobil punya sistem pre-conditioning, gunakan sebelum ngecas.
- Gunakan fast charging (DC) seperlunya. Terlalu sering DC fast charge bisa mempercepat degradasi baterai.
- Gunakan charger resmi / rekomendasi pabrik.
2. Sistem Pendingin Baterai dan Motor
Mobil listrik memakai liquid cooling (kebanyakan model modern).
Perawatan:
- Cek dan ganti coolant sesuai interval pabrikan (umumnya 5 tahun atau 100.000 km).
- Pastikan tidak ada kebocoran (servis resmi bisa cek dengan scanner).
3. Ban dan Rotasi Ban
EV cenderung lebih berat dari mobil bensin, sehingga ban lebih cepat aus.
Lakukan: