senggang

3 Alasan Detektif Jaga Jarak Bakal Jadi Pilihan Film yang Asyik Ditonton buat Long Weekend

Senin, 29 Mei 2023 | 17:28 WIB
Sinopsis film Detektif Jaga Jarak, seorang konsultan pernikahan yang gulung tikar akibat pandemi covid-19. (Instagram @sevensundaytudios)

Menurut data Badan Pusat Statistik, memang kasus perceraian naik 53 persen pada tahun 2021 dan naik lagi 15,3 persen pada tahun 2022.

“Apapun setiap masa kehidupan kita kan selalu menjadi bahan drama, begitu juga perselingkuhan. Tapi, yang terpenting adalah bagaimana kita mengemasnya dalam nuansa positif dan bisa memberi impact yang baik,” ungkap Ajeng.

2. Marthino Lio bermain film komedi

Bagi Pemeran Utama Terbaik Piala Citra 2022 (Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas) ini, bisa bermain di Detektif Jaga Jarak merupakan suatu kesempatan yang menyenangkan.

Selain berkesempatan berakting dengan orang-orang yang sebelumnya pernah kerja sama, peran Almond Surendra bisa menyalurkan sisi lain dirinya yang menurutnya lebih fun.

“Di film ini, gue bisa tunjukin sisi banyol gue yang sebenarnya gede banget di kehidupan nyata. Biasanya aku selalu dapat peran yang serius-serius,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga punya pengalaman unik berakting bareng aktor remaja Bimasena (salah satu aktor cilik yang bermain di film Waktu Maghrib) dan seekor anjing.

“Aku juga senang dapat lawan main yang bagus banget, Bimasena dan Puglia. I think Bimasena is doing a very good job!

Baca Juga: Giliran Cinta Laura Muncul di Festival Film Cannes untuk Hadiri Premier Film Nominee Palme d'Or

3. Anjing yang dikasting ternyata anjing betina

Salah satu daya tarik dari film ini adalah kehadiran anjing Pug bernama Bro yang menjadi sidekick Takdir ke mana pun ia melakukan pengintaian.

Lewat penjelasan Marthino Lio, walau bernama Bro, anjing pug yang menjadi Bro itu adalah anjing betina dengan nama Puglia.

Berakting bersama Puglia inilah yang menjadi salah satu tantangan bagi Marthino Lio karena ia harus menunggu sampai sang anjing benar-benar mood untuk bergerak mengikuti arahan.

“Kesulitannya, harus sabar menunggu anjingnya ada mood. Kalau Bro-nya lagi ngambek, kan, kita mau take berapa kali juga kan, ya gak bisa. Harus tunggu dianya mau dulu," ujar aktor kelahiran Surabaya, 26 Januari 1989 ini.

Namun kru film punya jurus jitu mengangkat mood Puglia, yaitu dengan memberi pancingan ikan asin. "Kalau masih gak mau juga, ya udah, mau gak mau kita tungguin dia tidur!” pungkasnya. (Syanne Susita)

Halaman:

Tags

Terkini