PejuangKantoran.com - Keputusan Elon Musk membatasi jumlah postingan Twitter yang bisa dibaca setiap hari ternyata membuat pengguna kesal. Mereka pun ramai-ramai mencari alternatif lain sebagai pengganti Twitter.
Aplikasi Truth Social milik Donald Trump menjadi salah satu yang paling banyak dicoba sebagai pengganti Twitter karena tampilan dan cara penggunaannya yang mirip banget.
Namun, sebenarnya ada beberapa aplikasi lain yang, meskipun tidak mirip-mirip amat, bisa menjadi pengganti Twitter. Berikut beberapa di antaranya:
1. Bluesky
Bluesky mirip dengan Twitter karena kamu dapat berbagi foto dan teks pendek, atau membalas dan membagikan kiriman orang lain.
Hal yang membedakan Bluesky dari aplikasi media sosial lain karena ini akan menjadi sistem terdesentralisasi. Artinya, orang bisa membangun komunitas dan aplikasi mereka sendiri di dalamnya.
Sayang, saat ini Bluesky hanya bisa diakses melalui undangan. Jadi, tidak semua orang dapat bergabung. Namun, aplikasi akan tersedia untuk umum setelah pengujian beta.
2. Clubhouse
Ini adalah aplikasi khusus audio tempat orang berbicara satu sama lain di forum podcast. Saat seseorang berbicara, ikon profil mereka menyala.
Setelah pengguna bergabung dengan Clubhouse, kamu bisa mendengarkan berbagai topik seperti olahraga, bisnis, keuangan, sastra, dan pengasuhan anak.
Namun, tidak seperti Twitter, tidak ada video, gambar, atau kiriman teks di aplikasi ini.
Tidak ada iklan di Clubhouse, tetapi kamu bisa menggunakan aplikasi media sosial ini untuk memperluas koneksi bisnis.
3. Discord
Discord mungkin tidak terlihat seperti Twitter, karena ini bukan satu server. Namun, platform ini dapat membantu pengguna membuat lingkaran sosial dan profesional untuk saling memberikan informasi dan mengikuti berita terbaru.
Discord dimulai sebagai metode bagi orang untuk berbicara sambil bermain video game, tetapi sekarang sudah meluas ke lebih banyak bidang.