PejuangKantoran.com - Dengan banyaknya film horor yang dirilis sepanjang tahun 2023, tentunya setiap rumah produksi berusaha menampilkan sesuatu yang istimewa untuk membedakan dengan film horor lainnya.
Begitu juga yang disajikan oleh rumah produksi Perigrenne Studio lewat film Mantra Surugana. Film berdurasi 98 menit ini mengangkat tentang mitos yang menjadi kepercayaan adat Sunda dan digarap oleh sutradara Dyan Sunu Prastowo.
Mengajak aktor-aktor muda seperti Sitha Marino, Cindy Nirmala, dan Fergi Brittany, Mantra Surugana bercerita tentang seorang mahasiswa pindahan bernama Tantri (Sitha Marino).
Baca Juga: Demam Barbie, Ini Rekomendasi Jam Serba Pink Biar Ngetren (Jangan Lupa Ada Diskon Sampai 60 Persen)
Tantri mengalami kejadian mistis di asrama, selang beberapa hari sejak kepindahannya. Ternyata, ada dua mahasiswa di asrama tersebut yang juga menghilang.
Tantri pun berusaha mengusut apa yang sebenarnya terjadi di asrama, dan apa yang dialami dua mahasiswa yang hilang itu.
Sebelum menonton, yuk, kita cari tahu apa daya tarik film Mantra Surugana yang akan tayang pada 27 Juli 2023 ini:
1. Sejak kecil tentu orang sudah diperkenalkan dengan budaya tabu. Banyak pantangan yang diajarkan seperti tidak boleh duduk di depan pintu, atau keluar rumah mahgrib.
Sehingga, menurut produser Ervina Isleyen, horor atau mistis itu sudah diketahui dalam diri setiap orang. Premis-premis seperti itulah yang kemudian digunakan untuk membangun cerita Mantra Surugana.
“Mistis, horor sebenarnya sudah ada di darah kita. Semodern apapun, kita tetap senang menonton film horor. Ketika horor dikemas dalam film Mantra Surugana, ceritanya jelas, obstacle yang kita bangun juga cukup jelas, kita ada tujuan dan goal-nya.
“Yang terakhir, yang kita angkat adalah selalu ada kebaikan. Lima ramuan itu diharapkan bisa menjadi hantaran yang cukup bisa diterima, dibicarakan dan diingat penonton,” terang Ervina.
2. Sara Fajira dipilih jadi penyanyi lagu tema film yang dianggap sangat merepresentasikan film, karena image-nya yang misterius dan spooky. Selain itu, Ervina ingin menampilkan musik yang tetap mengangkat emosi penonton sampai di ending cerita.
Baca Juga: Tanganku Berlumur Darah, Ucap Oppenheimer Usai Kembangkan Bom Atom Hiroshima-Nagasaki
Lirik lagu Mantra Surugana ditulis oleh Sara Fajira, Reza Rizky, dan Ervina Isleyen, menggunakan Bahasa Inggris dan Sunda. Lagu tersebut disuguhkan dalam genre kombinasi EDM dan musik etnik Sunda.
Sentuhan alat musik karinding, tarawangsa, dan kendang yang digunakan memang bisa menaikkan emosi.