PejuangKantoran.com - Serbuan film horor tampaknya akan terus berlanjut di tahun 2023. Salah satu rumah film yang akan mengeluarkan produk film horornya adalah Falcon Black, yang merupakan subdivisi Falcon Pictures khusus film horor.
Melalui media gathering di kantor Falcon Pictures, kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2022) lalu, Falcon Black mengumumkan akan membuat remake Bayi Ajaib, film horor lawas yang dirilis pada 1982 dengan pemain WD Mochtar dan Rina Hasyim.
Remake Bayi Ajaib disutradarai oleh Rako Prijanto, dan menggamit aktor Vino G. Bastian dan Adipadi Dolken sebagai dua tokoh utamanya, Kosim dan Dorman. Remake Bayi Ajaib juga menjadi film horor pertama yang digarap sang sutradara.
Baca Juga: Tonton Video Trailer Avatar: The Way of Water Di Sini Buat yang Masih Penasaran!
“Saya senang bekerja sama dengan aktor-aktor profesional yang peka. Bagaimana peka menerjemahkan karakter dengan gaya mereka, memenuhi apa yang dibutuhkan film ini,” terang Rako.
Siapapun aktornya pasti bisa memainkan dengan baik, tapi bentuknya akan sangat berbeda kalau dimainkan oleh orang lain, begitu menurut Rako.
“Saya dengan Dodot (panggilan akrab Rako untuk Adipadi Dolken) sudah 17 kali bekerja sama. Mungkin bisa jadi kolaborasi terbanyak yang pernah dikerjakan oleh pasangan sutradara-aktor. Sedangkan dengan Vino, 5 atau 6 kali. Banyak juga,” kilahnya.
Baca Juga: Jangan Lupa, Balada Si Roy Bisa Ditonton Mulai 19 Januari 2023 Mendatang
Selain Vino dan Adipati, deretan pemain yang terlibat termasuk Sara Fajira, Desy Ratnasari, Teuku Rifnu Wikana, Derry Oktami, Anantya Kirana, Willem Bevers, dan aktor cilik Rayhan Vandennoort.
Saat media gathering, diadakan juga pemutaran trailer filmnya yang berdurasi 1 menit. Bayi Ajaib, yang rencananya akan dirilis tanggal 19 Januari 2023, mengangkat legenda urban tentang bayi berkepala orangtua atau bayi siluman.
Untuk menampilkan bentuk bayi berkepala orangtua ini, sutradara yang pernah sukses dengan film Teman Tapi Menikah itu menggunakan teknik CGI (Computer-Generated Imagery) dan dummy robotic untuk memasangkan wajah dan kepala orangtua.
Baca Juga: Personal Banget, Live Show Video untuk Single I’m from…” Milik INTO1 SANTA
“Kita tidak mungkin pasang prostetik ke bayi umur 5 bulan. Itu sebabnya kita pakai dummy robotic dan CGI. Pakai robotic itu mirip sekali dengan manusia karena mulut dan mata bisa bergerak sesuai ekspresi yang diinginkan,” terang Rako sambil menunjukkan beberapa gambar dummy dari ponselnya.
Hanya saja, memang prosesnya agak susah dan lama. Untungnya, industri film di Indonesia sudah sangat maju. Sejauh ini Rako melihat hasilnya cukup rapi. (Syanne Susita)