PejuangKantoran.com - Liburan akhir tahun bukan cuma soal destinasinya tapi juga soal suasananya. Tak dimungkiri traveling selalu menjadi hal yang menyenangkan. Selain dapat menjelajah ke tempat baru, Anda juga bisa mendapatkan pengalaman berharga dalam hidup.
Hanya saja, satu yang harus dijaga adalah etika berwisata. Kamu harus paham, sekalipun dalam masa liburan, etika juga harus tetap dijaga.
Setiap daerah maupun negara memiliki kode etik yang berbeda-beda. Ketika kamu datang ke kota atau negara baru maka kamu adalah tamunya. Jadi sebelum pergi, cari tahu mana yang boleh dan mana yang tak boleh dilakukan. Jadi, sebagai tamu sebaiknya Anda mencari tahu hal yang boleh atau pun tidak boleh dilakukan saat traveling ke tempat baru.
Baca Juga: CPNS 2023: Lowongan dan Formasi CPNS 2023, Cek di Sini
Bagi Anda yang ingin traveling ke daerah atau negara mana pun, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan, dikutip dari pegipegi.
1. Kamu itu tamu di tempat orang
Saat traveling ke tempat baru, hal yang perlu dilakukan pertama adalah menanamkan pada diri sendiri bahwa adalah tamu dan tidak tinggal di tempat tersebut. Hal ini berarti, sebagai tamu, kamu harus menghormati si tuan rumah.
Artinya, menghormati segala sesuatu yang ada di daerah tersebut, termasuk penduduk setempat dan bersikap sopan menjadi hal yang perlu diperhatikan
2. Pelajari dan Patuhi Aturan atau Adat Istiadat Setempat
Ketika Anda menemukan papan petunjuk yang berisi aturan yang boleh atau tidak boleh dilakukan di daerah sekitar, maka patuhi aturan tersebut.
Aturan atau adat istiadat tersebut pasti dibuat karena ada alasan tertentu. Sebagai contoh, di Bali terdapat aturan bahwa tidak boleh menginjak atau merusak sesajen, dan perempuan yang sedang menstruasi dilarang memasuki area suci.
Aturan tersebut harus Anda patuhi karena merupakan bentuk rasa hormat terhadap tradisi atau kepercayaan setempat.
3. Gunakan Pakaian yang Sesuai
Sama halnya di Bali, biasanya setiap negara memiliki aturan berpakaian tersendiri untuk pria dan wanita. Aturan tersebut diharapkan untuk diikuti oleh turis asing sebagai bentuk rasa hormat.