sosok

Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Dunia, Jadi Profesor Pria Termuda dalam Sejarah

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Ilustrasi profesor (Freepik)

PejuangKantoran.com - Seorang pemuda asal Florida, Amerika Serikat, Nathan Thomas  mencatatkan namanya dalam Guinness World Records setelah resmi dinobatkan sebagai profesor pria termuda di dunia. Nathan meraih gelar tersebut saat berusia 18 tahun 346 hari, memecahkan rekor yang telah bertahan selama 306 tahun.

Prestasi itu diraih ketika Nathan mulai mengajar mata kuliah COP 2270: C for Engineers di Miami Dade College pada Agustus 2023. Uniknya, sebagian besar mahasiswa yang diajarnya memiliki usia yang tidak jauh berbeda dengannya.

Mulai Kuliah Sejak Usia 10 Tahun

Perjalanan akademik Nathan terbilang luar biasa. Ia sudah mengikuti program kuliah ganda (dual enrollment) sejak usia 10 tahun, kemudian melanjutkan pendidikannya di Florida International University hingga meraih gelar sarjana dan magister di bidang teknik elektro sebelum genap berusia 19 tahun.

Baca Juga: Sekarang Perusahaan Nggak Butuh Gelar Sarjana Saat Cari Karyawan, Tapi Butuh Ini

Pecahkan Rekor yang Bertahan Tiga Abad

Sebelum Nathan, rekor profesor pria termuda dipegang matematikawan asal Skotlandia Colin Maclaurin, yang menjadi profesor pada usia 19 tahun pada 1717. Rekor tersebut bertahan selama lebih dari tiga abad sebelum akhirnya dipecahkan Nathan.

Nathan juga tercatat 16 hari lebih muda dibanding pemegang rekor profesor perempuan termuda, Alia Sabur, yang menjadi profesor pada usia 18 tahun 362 hari pada 2008.

Mengajar Mahasiswa Seusianya

Meski usianya sangat muda, Nathan mengaku tidak merasa canggung mengajar mahasiswa yang hampir sebaya dengannya. Menurutnya, begitu berada di ruang kelas, fokus semua orang adalah belajar sehingga usia bukan menjadi persoalan utama.

Baca Juga: Main Padel dan Olahraga yang Lagi Tren, Kini Bukan Sekadar Bakar Keringat, tapi Juga Ajang Sosialisasi

Kini Menempuh Pendidikan Hukum

Saat ini Nathan masih aktif mengajar secara daring sambil melanjutkan pendidikan Juris Doctor (JD) di University of Miami. Ia berencana mendalami bidang hukum kekayaan intelektual yang berkaitan dengan sains dan teknologi.

Bagi Nathan, mengajar bukan hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga kesempatan untuk terus belajar. Ia mengaku menikmati momen ketika melihat mahasiswanya berhasil memahami konsep-konsep yang sebelumnya dianggap sulit.

 
 
 
 

Tags

Terkini

Luvita Ho, Saat Dessert Menjadi Medium Cerita

Jumat, 1 Mei 2026 | 11:15 WIB