Baca Juga: Beasiswa S2 dan S3 untuk Perempuan, Tawarkan Dana hingga Rp446 Juta
Bukan Berarti Kuliah Sudah Tidak Penting
Meski mengkritik durasi kuliah empat tahun, Altman tidak mengatakan bahwa pendidikan tinggi sudah tidak berguna.
Bahkan, dalam pidato untuk lulusan 2026, Altman menyoroti bahwa generasi mahasiswa saat ini memasuki dunia kerja ketika kecerdasan buatan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Ia mendorong lulusan untuk memiliki kemampuan mengambil inisiatif dan tidak sekadar menunggu seseorang memberikan izin atau jalur karier yang sudah tersedia.
Dengan kata lain, tantangannya bukan hanya apakah seseorang memiliki gelar, tetapi bagaimana ia menggunakan pengetahuan dan kemampuannya di tengah perubahan teknologi.
Altman Dorong Anak Muda untuk Mulai Membangun
Selain mempertanyakan lamanya masa kuliah, Altman juga mendorong generasi muda untuk lebih banyak bereksperimen dan membangun sesuatu.
Perkembangan AI membuat hambatan untuk membuat produk atau memulai bisnis menjadi semakin rendah. Seseorang tidak selalu membutuhkan tim besar atau modal besar untuk mulai mengembangkan sebuah ide.
Dalam konteks tersebut, pengalaman langsung dan kemampuan memecahkan masalah bisa menjadi bagian penting dari proses belajar.
Pandangan ini juga sejalan dengan pendekatan OpenAI dalam merekrut talenta. Program OpenAI Residency, misalnya, secara eksplisit membuka kesempatan bagi kandidat yang belajar secara mandiri, memiliki latar belakang nontradisional, atau masih berada di tahap awal karier selama mereka memiliki rekam jejak membangun dan belajar secara intensif.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai, Ini Arti 7 Simbol di Kotak Bekal Makan Siang Kamu
Jadi, Haruskah Kuliah Kurang dari Empat Tahun?
Pernyataan Altman membuka kembali perdebatan mengenai apakah pendidikan tinggi harus tetap mengikuti model empat tahun.
Bagi sebagian bidang, pendidikan formal yang panjang tetap penting. Profesi seperti dokter, insinyur, peneliti, dan berbagai pekerjaan yang membutuhkan lisensi atau keahlian khusus tentu membutuhkan proses pendidikan dan pelatihan yang lebih terstruktur.
Namun, untuk bidang yang berubah sangat cepat seperti teknologi dan startup, jalur pendidikan alternatif mungkin semakin menarik. Mahasiswa dapat belajar melalui proyek, magang, kursus, komunitas, hingga pengalaman langsung membangun produk.
Pada akhirnya, pernyataan Altman bukan berarti kuliah empat tahun sudah tidak relevan. Pesannya lebih kepada perubahan cara belajar dan bekerja di tengah perkembangan AI.
Jika teknologi terus berkembang dengan kecepatan seperti sekarang, bukan tidak mungkin model pendidikan tinggi di masa depan menjadi lebih fleksibel—dengan durasi, metode belajar, dan jalur karier yang tidak lagi harus sama untuk semua orang.