• Memelihara Protocol Section Third Person Note termasuk mengendalikan penerbitan nomor nota dan pengarsipan.
Persyaratan:
• Pengetahuan tentang fasilitas diplomatik yang berlaku untuk Kedutaan Besar / perwakilan asing di Indonesia. Referensi khusus pada peraturan dan proses yang terkait dengan kendaraan diplomatik akan menjadi keuntungan.
Baca Juga: Suara Silent Majority Ternyata Berhasil Memenangkan Prabowo-Gibran, Apa Sih Maksudnya?
• Pengalaman protokoler sebelumnya lebih disukai.
• Menunjukkan keterampilan komunikasi dan penghubung tingkat tinggi termasuk keterampilan pelanggan yang sangat baik, dan kemampuan untuk bekerja dengan klien dan kolega dengan cara yang efisien dan bermanfaat.
• Memiliki kemampuan komunikasi lisan dan tulisan yang baik dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
• Keterampilan komputer yang terbukti, terutama dalam penggunaan perangkat lunak Microsoft Office.
Gaji: Rp11.378.897 per bulan
Baca Juga: Diperani Jefri Nichol, Mengapa Film Ali Topan Justru Menghapus Julukan Anak Jalanan dari Judulnya?
Cara melamar:
• Semua pertanyaan yang berkaitan dengan lamaran pekerjaan harus ditujukan kepada Recruitment Officer melalui email [email protected].
• Pertanyaan melalui telepon tidak akan ditanggapi dan hanya pelamar yang terpilih yang akan diberitahu.
• Kirimkan lamaran hanya melalui http://tinyurl.com/f8rc467p (dfatcareers.nga.net.au) paling lambat Kamis, 29 Februari 2024, pukul 23.30 WIB.
• Lengkapi aplikasi online dengan esai (Application Response) tidak lebih dari 1.000 kata yang menguraikan:
Artikel Terkait
Banyak Penyakit Muncul Akibat Stres, Gimana Caranya Lawan Stres dan Bikin Tubuh Sehat Lagi?
China Ajarkan Generasi Z atau Gen Z Rayakan Pernikahan Bersama Keluarga
Budisatrio: Ucapan Selamat untuk Prabowo dari Pemimpin Dunia Bukti Pengakuan atas Proses Demokrasi
Lowongan Kerja Senior Fullstack Developer di PT Aigen Global Teknologi
2 Hal yang Wajib Menjadi Perhatian dan Kepedulian Lebih Banyak Orang Indonesia di Samping Stunting
Cara Indonesia Menggaet Lebih dari 2,5 Juta Turis China ke Bali
Makin Banyak Perusahaan Adopsi Sistem Pekerja Freelance, Generasi Z Siap?