Pejuangkantoran.com – Menjelang wawancara untuk kerja, pernahkah kamu mengalami grogi yang luar biasa? Grogi menjelang wawancara kerja itu sebenarnya hal yang wajar, apalagi jika ini adalah pengalman pertama kamu.
Selalu persiapkan diri menjelang wawancara kerja, karena wawancara kerja itu sangat berpengaruh pada keputusan perusahaan yang mewawancaraimu.
Ini karena dalam wawancara kerja, perusahaan jadi mengetahui calon karyawan yang diwawancara tentang kepribadiannya, keterampilannya, kualifikasinya, dan cara berkomunikasi.
Dengan mengetahui hal-hal tersebut, maka perusahaan bisa merekrut karyawan yang tepat dan memperkecil risiko kesalahan dalam merekrut karyawan. Karyawan adalah salah satu aset besar dalam sebuah perusahaan.
Oleh karena itu, persiapkan dengan matang hal-hal yang dibutuhkan oleh perusahaan seperti tersebut di atas. Salah satu metode agar wawancara kamu bisa berkesan baik adalah menggunakan teknik STAR.
Teknik STAR adalah sebuah metode menyampaikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dalam wawancara dan form isian dengan cara ber-storytelling.
Baca Juga: Cara Menjawab Pertanyaan tentang Etos Kerja saat Wawancara Kerja, Ingat Kata-kata Kuncinya!
STAR adalah singkatan dari Situation, Task, Action, dan Result. Penjabarannya sebagai berikut:
- Situation: Ceritakan situasi atau konteks dari contoh yang kamu sampaikan. Sampaikan 1 atau 2 kalimat.
- Task: Jelaskan tugas yang menjadi tanggung jawabmu atau upayamu. Sampaikan 1 atau 2 kalimat.
- Action: Ceritakan langkah-langkah yang kamu ambil untuk menyelesaikan tujuan atau tugasmu. Sampaikan 3 hingga 4 kalimat.
- Result: Jelaskan outcome positif atau hasil yang dicapai dengan langkah-langkahmu. Tekankan apa hal yang kamu pelajari dari pengalaman tersebut. Sampaikan 2 hingga 3 kalimat.
Contoh implementasi teknik STAR
Contoh menggunakan teknik STAR dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam wawancara. Misal, kamu mendapatkan pertanyaan sebagai berikut: Ceritakan saat kamu menghadapi situasi tersulit saat bekerja.
Jawaban berdasarkan teknik STAR:
- Situation: “Saat itu saya sedang menjabat sebagai Retail Manager sepanjang musim liburan ketika barang pasokan kami yang utama belum tiba.”
- Task: “Saya perlu memastikan bahwa target penjualan kami masih bisa terpenuhi meskipun ada keterlambatan pasokan.”
- Action: “Saya lalu berkoordinasi dengan toko di lain Lokasi untuk mendistribusikan kembali stok yang ada di mereka, meningkatkan promosi online, dan mengorganisir pemasok lokal utuk menyediakan produk alternatif.”
- Result: “Kami tak hanya mencapai target bahkan melampaui target 15% pada musim liburan itu, dan kepusan pelanggan naik 10%.”
Baca Juga: Jangan Sembarangan Pilih Warna Pakaian Saat Wawancara Kerja. Berikut Alasannya Dan Rekomendasinya
Artikel Terkait
Mau Sukses Wawancara Kerja Atau Presentasi Bisnis? Kuasai Elevator Pitch!
5 Tips Kuasai Elevator Pitch Agar Wawancara Kerja atau Presentasi Bisnis Kamu Sukses
Memakai Strategi Sales saat Wawancara Kerja Bikin Kamu Jadi Kandidat Terbaik, Gimana Caranya?
Rekruter Ini Bocorkan Pertanyaan sebelum Wawancara Kerja pada Kandidat, Mengapa?
Saat Wawancara Kerja, Cari Tahu Apakah Kamu Punya Atasan yang Baik (Gaji Tinggi Urutan Kedua)
Cara Menjawab Pertanyaan "Apa yang Akan Kamu Berikan untuk Perusahaan" saat Wawancara Kerja
Kesalahan Besar dalam Wawancara Kerja: Jangan Langsung Bilang Bisa Mulai Kerja Secepatnya
Cara Menjawab Pertanyaan tentang Etos Kerja saat Wawancara Kerja, Ingat Kata-kata Kuncinya!