PejuangKantoran.com - Bagi kamu yang tertarik kuliah di Jepang, khususnya untuk studi bidang governance atau digital/information technology, jangan lewatkan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang satu ini.
LPDP bersama Japan International Cooperation Agency membuka pendaftaran beasiswa LPDP-JICA 2025 untuk jenjang studi master atau S2 double degree.
Yup, betul. Melalui program Development of Exhaustive Human Resource (DXHR), kamu akan kuliah untuk mendapatkan gelar ganda dengan satu kampus dari dalam negeri, dan satu lagi dari empat pilihan perguruan tinggi di Jepang.
Syarat beasiswa
• Boleh diikuti oleh seluruh WNI, termasuk CPNS/PNS/TNI/Polri.
• Telah menyelesaikan studi program Diploma Empat (D4) atau Sarjana (S1).
• Belum pernah menyelesaikan studi magister (S2), tetapi bagi yang sedang menempuh studi (ongoing) atau pernah S2 dan tidak selesai, diperbolehkan mendaftar.
• Berusia maksimal 37 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.
• Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,75 (diutamakan 3,00) pada skala 4,00.
• Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
Manfaat yang diberikan
Berikut adalah manfaat yang kamu dapatkan dari beasiswa LPDP-JICA 2025 untuk kuliah di Jepang:
1. Dana pendidikan
• Biaya kuliah (tuition fee)
• Pendaftaran
• Tunjangan buku
• Penelitian tesis
• Seminar internasional
• Publikasi jurnal internasional
2. Dana pendukung
• Transportasi
• Aplikasi visa
• Kedatangan
• Biaya hidup bulanan
• Asuransi kesehatan
• Lomba internasional
• Keadaan darurat, jika diperlukan
Baca Juga: RS Gading Pluit Hadirkan Alat Deteksi Kanker Generasi Terbaru, Lebih Akurat dan Presisi
Skema beasiswa
Secara umum skema beasiswa LPDP-JICA 2025 adalah sebagai berikut:
• Ditujukan untuk jenjang master (S2) double degree pada universitas dalam negeri dan luar negeri, yaitu Jepang.
• Durasi studi paling lama 24 bulan, dengan ketentuan 12 bulan di universitas dalam negeri, dan 12 bulan di universitas tujuan di Jepang.
Artikel Terkait
Kabar Duka: Hotma Sitompul Meninggal Dunia, Dikenang Sebagai Pengacara Kenamaan
Tren Baru: Anak Muda dan Perempuan Dominasi Aktivitas Olahraga di Strava
Lolos Seleksi Administrasi RBB 2025, Sebaiknya Mengikuti Tahap Compatibility Device Check
Cara Install Safe Exam Browser, Penting saat Persiapan Compatibility Device Check selama RBB 2025
Cara Aktivasi Fitur Multi-Factor Authentication di Situs ASN Digital yang Wajib Dilakukan Karyawan
'Pengepungan di Bukit Duri' Ekspresi Keresahan Joko Anwar akan Gagalnya Sistem Pendidikan
Si Silent Reader, yang Lebih Banyak Diam di Grup Chat, Ternyata Cenderung Punya EQ Tinggi