PejuangKantoran.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membuka lowongan pekerjaan sebagai Asisten.
Saat ini IDAI yang diketuai oleh dr. Piprim Basarah Yanuarso membuka lowongan pekerjaan sebagai asisten.
Lowongan pekerjaan sebagai asisten ini dimuat di laman instagram resmi IDAI, lengkap dengan persyaratannya.
Baca Juga: Nasib Karier Elon Musk Sebagai CEO Twitter: Bakal Resign?
IDAI adalah satu-satunya organisasi profesi Dokter Spesialis Anak Indonesia yang bernaung di bawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Mengutip laman resmi IDAI, IDAI berasaskan Pancasila, bertujuan ikut serta meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan anak, mengembangkan ilmu kesehatan anak, dan meningkatkan kesejahteraan anggota.
"Untuk mencapai tujuannya IDAI membantu pemerintah dalam membina dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan anak, berpartisipasi aktif dalam penelitian kesehatan anak dan kesejahteraan anak, memberikan pengarahan, pembinaan, dan melaksanakan pendidikan ilmu kesehatan anak, meningkatkan kemampuan profesi dokter spesialis anak, menjalin kerja sama dengan organisasi dokter spesialis anak regional dan internasional, organisasi kesehatan dan kesejahteraan anak lain, di samping mempersatukan, memperjuangkan dan memelihara kepentingan/kedudukan dokter spesialis anak Indonesia."
Baca Juga: 7 Pelajaran Soal Karier yang Bisa Dipetik dari Karier Messi: Uang Bukan Takaran Kesuksesan
Berikut lowongan kerja IDAI sebagai asisten:
Persyaratan:
- Dokter Umum
- Bersedia bekerja purna waktu 08.00 - 16.00 WIB (izin bisa fleksibel)
- Bersedia bekerha secara Work From Office di Gedung IDAI, Jalan Salemba 1 nomor 5, Jakarta Pusat
- Dapat berkomunikasi dengan baik
Artikel Terkait
Sabar, Masih Seminggu Kerja! Ternyata 87 Persen Orang Indonesia Udah Nggak Sabar Liburan Akhir Tahun
Elon Musk Buka Polling Twitter Soal Kepantasannya Jadi Bos Twitter : Pantas Nggak?
Lionel Messi, Bintang Piala Dunia 2022: Tak Pernah Kerja Kantoran Tapi Buka 'Kantor' dan Lapangan Kerja
7 Pelajaran Soal Karier yang Bisa Dipetik dari Karier Messi: Uang Bukan Takaran Kesuksesan
Nasib Karier Elon Musk Sebagai CEO Twitter: Bakal Resign?