Demi Efisiensi, IKEA Menutup 10 Tokonya di Seluruh Dunia Tahun Ini, Beralih ke Format Home Delivery

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 12 Juli 2026 | 13:20 WIB
Ilustrasi: IKEA bakal menutup total 10 tokonya di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi penghematan biaya. (The Commercial Appeal)
Ilustrasi: IKEA bakal menutup total 10 tokonya di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi penghematan biaya. (The Commercial Appeal)

PejuangKantoran.com - IKEA, toko furnitur asal Swedia, lagi ramai dibicarakan, nih. Kabarnya, tahun 2026 ini perusahaan yang terkenal dengan Swedish meatball-nya itu bakal menutup 10 tokonya di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi penghematan biaya.

Yang baru dikonfirmasi adalah dua lokasi di Amerika Serikat, yang bakal tutup permanen per 30 Agustus 2026. Keduanya berada di South Charlotte (North Carolina) dan Austin Domain (Texas).

Berita ini cukup mengejutkan, apalagi toko yang di South Charlotte itu baru buka kurang dari dua tahun lalu. Bahkan, jalan di depan tokonya saja sampai dinamai IKEA Boulevard. Sayangnya, perusahaan tetap harus mempertimbangkan efisiensi, sehingga toko terpaksa ditutup.

Baca Juga: Lionsgate akan Menggelar Open Casting Global untuk Mencari Pemain Naruto, Sasuke, dan Sakura

Dua toko yang mau ditutup di AS ini sebenarnya bukan toko megah yang biasa ada showroom  besar atau restoran Swedish meatball-nya. Format kedua toko itu cuma sebagai plan and order point.

Tempat ini biasanya dipakai pelanggan buat konsultasi desain ruangan tertentu, kayak dapur, atau sekadar buat ambil barang belanjaan (pick-up). Kalau ditotal dengan penutupan toko di Memphis pada bulan Mei lalu, berarti sudah ada tiga toko di Amerika yang tumbang tahun ini.

 

Meski IKEA menutup toko di beberapa lokasi di Amerika, mereka juga berencana membuka tujuh toko lain hingga musim dingin tahun 2027. Rencana ini mencakup enam toko dengan ukuran besar yang sudah biasa kita lihat, serta satu toko dengan format baru yang ukurannya lebih kecil.

Pihak perusahaan menjelaskan, beberapa toko yang dijadwalkan buka pada sisa tahun 2026 ini berlokasi di Illinois, Oklahoma, Wisconsin, New York, dan Florida. Sementara itu, satu lokasi lagi di New York dan satu toko di Colorado akan menyusul dibuka pada awal tahun 2027.

Baca Juga: Lowongan Kerja Finance Officer di Australian Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT)

Beralih ke home delivery

Ternyata, penutupan toko paling parah bukan di Amerika, melainkan di China. Di sana, IKEA menutup toko di tujuh tempat tahun ini. Mulai dari daerah pinggiran Shanghai, Guangzhou, sampai beberapa kota kecil seperti Nantong, Xuzhou, dan Harbin.

Manajemen IKEA berdalih kalau langkah ekstrem ini diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terkait performa bisnis, pangsa pasar, dan struktur biaya mereka.

Keputusan mengurangi jumlah gerai ini kontras banget sama aksi ekspansi besar-besaran mereka tahun lalu. Bayangkan saja, belum lama ini mereka baru buka megastore pertama di Selandia Baru, merambah Kolombia, dan lagi bersiap masuk ke pasar Panama serta Kosta Rika.

Dilihat dari polanya, sepertinya IKEA sekarang mau lebih fokus mengalihkan investasi mereka ke layanan pesan-antar (home delivery), layanan ambil barang, dan optimalisasi belanja online. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: express.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X