news

Ini Alasan Ilmiah Mengapa Pemain Sepak Bola Modern Suka Menggunting Bagian Betis Kaos Kaki Mereka

Rabu, 8 Juli 2026 | 17:15 WIB
Jude Bellingham menjadi tren setter pemain sepak bola yang suka membolongi kaos kaki di bagian betisnya. Ternyata ada penjelasan ilmiah terkait hal ini. (Instagram Jude Bellingham/Google Gemini)

PejuangKantoran.com – Bukan sekedar tren fesyen, banyak pemain bola modern – seperti Jude Bellingham – memotong atau melubangi kaos kaki di bagian betis mereka. Fenomena unik ini mulai terlihat di pertandingan liga, dan semakin jamak kita lihat di Piala Dunia FIFA 2026.

Baca Juga: Market Valuasi Timnas Peserta Piala Dunia FIFA 2026, Siapa yang Termahal dan Apakah Sesuai Dengan Peringkat FIFAnya?

Baca Juga: Piala Dunia FIFA 2026, Ajang Unjuk Diri si Sepatu Pink. Kira-Kira Siapa Pemain yang Tidak Menggunakan Sepatu Warna Pink?

Ternyata ada penjelasan ilmiah mengapa mereka melakukan itu:

Kompresi Berlebih dari Kaus Kaki Baru

  • Kaus kaki sepak bola modern dirancang sangat ketat untuk menyangga pergelangan kaki, lengkungan kaki, serta menahan pelindung tulang kering (shin guards) agar tidak bergeser.
  • Di setiap pertandingan, pemain profesional selalu mendapatkan kaus kaki baru yang belum pernah dicuci.
  • Serat sintetis baru (seperti poliester, nilon, dan spandeks) memiliki elastisitas yang sangat kencang sehingga sering kali terasa mencekik kaki.

Biomekanika Otot Betis Saat Berlari

  • Ketika pemain melakukan sprint atau perubahan arah mendadak, otot terbesar di betis akan berkontraksi dan melebar untuk menghasilkan daya dorong.
  • Proses pembesaran otot ini terjadi ribuan kali sepanjang 90 menit pertandingan.
  • Jika ruang ekspansi otot tertahan oleh kaus kaki yang ketat, hal tersebut akan memicu sensasi tertekan, kesemutan, hingga mati rasa.

Persepsi vs. Fakta Medis

  • Sudut Pandang Pemain. Banyak pemain percaya bahwa melubangi kain memungkinkan otot mereka untuk "bernapas", melancarkan sirkulasi darah, dan mengurangi risiko kram.
  • Sudut Pandang Sains. Pakar kedokteran olahraga menyatakan tidak ada bukti ilmiah atau studi yang menunjukkan bahwa memotong kaus kaki memberikan keuntungan performa objektif atau mencegah cedera.
  • Efek Psikologis. Di dunia olahraga performa tinggi, kenyamanan subjektif sangat memengaruhi rasa percaya diri. Jika pemain merasa pakaiannya tidak membatasi gerakan, mereka akan merasa lebih bebas untuk berlari dan berakselerasi. Oleh karena itu, efek dari memotong kaus kaki ini dinilai lebih bersifat psikologis (seperti ritual pertandingan) daripada fisiologis.

Beberapa pemain top dunia yang paling sering terlihat merobek atau melubangi kaus kaki mereka di bagian betis, antara lain:

Jude Bellingham (Real Madrid/Inggris) – Bellingham menjadi salah satu ikon modern yang mempopulerkan tren ini di panggung besar Piala Dunia dan Eropa. Kaus kakinya sering kali memiliki banyak lubang berukuran sedang di sepanjang otot betisnya.

 Kyle Walker (Manchester City/Inggris) – Salah satu pemain senior yang terang-terangan mengaku menyobek kaus kakinya karena ukuran betisnya yang besar. Dirinya menyatakan ia melakukannya untuk melepaskan ketegangan pada otot agar bisa berlari lebih bebas.

Bukayo Saka (Arsenal/Inggris) – Bintang muda Inggris ini menarik perhatian global saat tampil di Piala Dunia FIFA 2026 dengan kaus kaki bagian belakang yang penuh lubang kecil-kecil seperti habis digigit ngengat.

Tags

Terkini