Baca Juga: Mengapa Film yang Belum Tayang di Bioskop Bisa Lolos Seleksi Festival Film Indonesia?
Di Asian Project Market, yang berlangsung sebagai salah satu kegiatan BIFF, Yulia Evina Bhara akan menawarkan dua proyek film dari Indonesia, yaitu Tarkam (Teddy Soeriaatmadja, Eric Primasetio) dan Watch It Burn (Makbul Mubarak, Yulia Evina Bhara), dalam program pendanaan produksi film.
Itu sebabnya dari kacamata produser, BIFF dirasa sangat penting. Pertama, para filmmaker bisa terdeteksi sedang mengerjakan proyek film apa. Kedua, ada banyak sekali partner yang bisa ditemui dalam forum-forum seperti itu.
“Dari ketemu di situ, ada follow up selanjutnya, bikin kerja sama, dan tentu saja pada akhirnya ketika film sudah selesai, menjadi lebih mudah untuk memperkenalkan film tersebut,” pungkasnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Walaupun Tahu Bakal Ribet, Syifa Hadju Tetap Ingin Menikah dengan Tata Cara Adat
Lowongan Kerja Full Stack Developer di PT Himalaya Everest Jaya, Yogyakarta
Shopee Indonesia Hentikan Penjualan Produk dari Luar Negeri, Mau Tahu Alasannya?
Kereta Cepat Jakarta-Surabaya via Cirebon dan Semarang akan Segera Terealisasi
Sekarang Perpanjang STNK Tahunan Bisa Dilakukan Secara Online, Begini Caranya!
Tren Baru di Tiongkok: Kaum Pekerja yang Lebih Memilih Jadi “Anak Penuh Waktu”. Apa Penyebabnya?