“Posisi festival itu dalam perfilman menjadi penting terutama untuk apresiasi, literasi, bahkan sekarang SDM itu juga tumbuh di festival-festival ini,” tegas Ahmad Mahendra, Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbudristek RI.
Selain memutar film-film terbaru, JAFF18 juga menggelar beberapa program kolaboratif. Salah satunya adalah program Netflix Series Pitch Lab, program pitching yang akan memilih sepuluh proposal proyek terbaik dari produser dan sutradara Indonesia.
Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Miss Nicaragua Terpilih Jadi Miss Universe 2023
Proyek yang terpilih akan dimentori langsung oleh Kamila Andini, Yandy Laurens, Al Zaidy, dan Gita Fara. Bahkan, mendapat kesempatan untuk digarap oleh Netflix.
Sedangkan untuk publik, ada sesi berbagi yang akan dilaksanakan oleh Netflix selama JAFF berlangsung.
Sebagai bagian dari Road to JAFF, akan ada pemutaran keliling film-film legendaris karya Wong Kar-wai di Jakarta, Yogyakarta, dan Denpasar pada 12, 17 dan 19 November 2023.
Namun selama festival berlangsung film-film Wong Kar-wai juga bisa ditonton di bioskop. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
4 Gimmick Chris Martin Coldplay yang Sukses Menggoda Fans di Jakarta
Film Komedi Gampang Cuan Resmi Tayang di Bioskop
Srimulat: Hidup Memang Komedi Ungkap Gegar Budayanya Orang Jawa Saat Pertama Tampil di Depan Kamera
Pertama Kali dalam Sejarah, Miss Nicaragua Terpilih Jadi Miss Universe 2023
Miss Nepal Jane Garrett Jadi Kontestan Miss Universe Pertama Bertubuh Plus
Sinopsis Film The Hunger Games: The Ballad of Songbirds and Snakes
Belajar Untuk #SalingJaga dari Misinformasi/Disinformasi/Hoaks Lewat Film "Budi Pekerti