3. Mengapa memilih angka 13 di film ini?
Buat saya angka 13 itu menarik. Sebagian orang melihat angka 13 sebagai angka kematian, tapi beberapa kebudayaan melihat angka 13 itu sebagai rebirth.
4. Tidak mendukung aksi teror dalam bentuk apapun
Intinya sebagai pekerja film atau pencerita, kami tidak setuju dan condemn segala bentuk terorisme, dan segala tindakan yang melanggar hukum. Tapi kan, kita melihat konteks teror atau terorisme di film ini sebagai bentuk dari cerita untuk menghibur.
Konteksnya ini sebagai film action, tidak bisa dilepaskan dari pemilihan alur cerita dan tokoh-tokohnya. Kan, tidak mungkin kita membuat film action dengan tokoh penjual mie ayam atau lawannya teller bank.
Baca Juga: Jadwal Ganjil Genap di Kawasan Puncak selama Libur Nataru, Kapan Kebijakan Ini Mulai Diberlakukan?
Itu kan tidak mungkin. Yang pasti kita harus membuat sesuatu yang menegangkan.
5. Penonton diajak menerjemahkan kata kunci di akhir film
Sebenarnya, yang menarik adalah ending-nya bisa punya interpretasi buat masing-masing penonton. Kalau menonton nanti, perhatikan kata di ending film, lalu terjemahkan sendiri.
Memang, intinya setiap bikin film saya selalu melihatnya sebagai sebuah IP journey yang berkesinambungan. Kalau ini berhasil, mudah-mudahan kita bisa teruskan ceritanya.
Film 13 Bom di Jakarta akan tayang di seluruh bioskop 28 Desember 2023. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Wow Denpasar Jadi Kota Kuliner Terbaik Ke-6 Buat Pecinta Makanan dari Seluruh Dunia
Kolaborasi Keren Onitsuka Tiger dan Astro Boy, Dijual Eksklusif di Jepang dan 12 Negara Lain
Dimas Anggara Tampilkan 19 Desainer untuk Film #OOTD Outfit of The Designers, Debutnya sebagai Sutradara
All I Want For Christmas Is You Kembali Nomor 1 di Tangga Lagu, Berapa Royalti yang Diterima Mariah Carey?
8 Film untuk Menyambut Tahun Baru, dari Layangan Putus sampai Aquaman and the Lost Kingdom
Sutradara Charles Gozali Jajaki Kemungkinan Pemukiman Setan Buat Universe Sendiri
PlayStation Gelar Program Diskon Games PS4 dan PS5, Game Apa yang Diskon hingga 95%?