Ambil Cuti Liburan di Musim Penghujan, Ini Faedahnya

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Minggu, 7 Januari 2024 | 16:01 WIB
Air terjun Penawangan Srunggo di Srunggo I RT 7, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, Yogyakarta. (Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul)
Air terjun Penawangan Srunggo di Srunggo I RT 7, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, Yogyakarta. (Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul)

PejuangKantoran.com - Bagi pejuang kantoran di Indonesia, mengambil jatah cuti liburan di musim penghujan bisa menjadi pilihan.

Asal pejuang kantoran tahu, lazimnya, musim penghujan di Indonesia berawal pada Oktober dan berakhir pada Maret di depannya.

Pejuang kantoran mesti mafhum pula bahwa puncak musim penghujan ada di Desember hingga Februari.

Cuti di musim penghujan sudah barang tentu berfokus pada pejuang kantoran yang ingin berwisata atau melancong atau menjadi turis untuk destinasi lokal atawa dalam negeri.

Salah satu faedah mengambil cuti liburan di musim penghujan adalah berjalan-jalan ke lokasi-lokasi wisata air terjun.

"Berwisata ke air terjun paling pas saat musim hujan," kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY Markus Purnomo Adi kepada PejuangKantoran.com .

Air terjun

Lebih lanjut, Markus Purnomo Adi menerangkan bahwa di musim penghujan debit air di musim penghujan sedang banyak-banyaknya.

Kondisi debit air seperti ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan menikmati wisata air terjun.

Sejatinya, usai musim penghujan, debit air pada wisata air terjun masih tersedia banyak juga.

"Dua bulan seusai musim penghujan, masih merupakan waktu yang pas juga untuk berkunjung ke wisata air terjun," ujar Markus Purnomo Adi.

Lebih lanjut, Markus Purnomo Adi menyebut enam destinasi wisata air terjun di Kabupaten Bantul yang dapat menjadi pilihan berwisata para pelancong.

Pertama, air terjun Penawangan Srunggo.

Air terjun Penawangan Srunggo ada di Srunggo I RT 7, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X