Jangan Pernah Lakukan Ini Saat Sedang Migrain, Bisa Makin Sakit Kepala

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Jumat, 5 Januari 2024 | 20:46 WIB
Sakit kepala sebelah atau migrain yang dapat mengganggu aktivitas harian saat kesalahan makan. (Foto. Unplash.com – Carolina Heza)
Sakit kepala sebelah atau migrain yang dapat mengganggu aktivitas harian saat kesalahan makan. (Foto. Unplash.com – Carolina Heza)

PejuangKantoran.com - Sudah Jumat sore, dan besok akhir pekan. Tapi coba lihat sekeliling, jalanan biasanya akan padat merayap. Kalau sudah begini, kepala pasti bakal migrain

Migrain bisa disebabkan karena banyak hal. Tapi daripada makin pusing memikirkan itu, lebih baik cek apa ada hal yang sebaiknya tak dilakukan agar migrain tak makin menyerang.

Berikut beberapa hal terlarang dilakukan saat sedang migrain.

Baca Juga: Yang Sulit Mencari Pekerjaan Karena Tidak Punya Passion di Bidang Apapun, Buruan Kumpul Sini!

1. Jangan minum terlalu banyak kafein

Minuman berkafein sering direkomendasikan untuk membantu meredakan migrain. Faktanya, dalam jumlah kecil dapat meredakan nyeri migrain tahap awal. Tapi ini tak berarti semakin banyak minum kafein bakal makin cepat redakan migrain.

Faktanya, dalam hal ini minum terlalu banyak kafein dapat menyebabkan sakit kepala di kemudian hari.

 2. Jangan lupa makan

Saat Anda sedang migrain, biasanya banyak orang jadi malas makan. Tapi ingat, semakin malas makan maka gula darah kamu bakal sering alami lonjakan.

Puasa dan hipoglikemia (gula darah rendah secara tidak normal, yang bisa terjadi jika Anda melewatkan waktu makan atau ngemil) dapat memicu migrain dan sakit kepala lainnya, atau memperburuk migrain.  

Baca Juga: Per 19 Januari, Ada Kenaikan Biaya Admin Tahapan Xpresi BCA, dan Limit Transaksi Harian untuk Kartu Lain

3. Jangan makan karbohidrat sederhana

Saat Anda mengonsumsi karbohidrat sederhana memerintahkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin untuk membantu memecah gula.

Lebih banyak insulin kemudian menyebabkan kadar gula darah Anda turun secara signifikan. Lonjakan dan penurunan gula darah ini dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Real Simple

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X