Diperani Jefri Nichol, Mengapa Film Ali Topan Justru Menghapus Julukan "Anak Jalanan" dari Judulnya?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 16 Februari 2024 | 18:24 WIB
Jefri Nichol dan Lutesha berperan sebagai Ali Topan dan Anna Karenina dalam film Ali Topan, yang diangkat dari novel legendaris karya Teguh Esha. (Instagram @alitopanfilm)
Jefri Nichol dan Lutesha berperan sebagai Ali Topan dan Anna Karenina dalam film Ali Topan, yang diangkat dari novel legendaris karya Teguh Esha. (Instagram @alitopanfilm)

PejuangKantoran.com - Bukan hal mudah untuk mengalihwahanakan sebuah karya novel yang dibuat tahun '70-an menjadi film. Secara visual, dialog dan jalan cerita, film harus relevan dengan penonton jaman sekarang.

Itulah tantangan yang dialami oleh Visinema Pictures, Legacy Pictures, dan Kebon Studio, saat menggarap film Ali Topan yang diangkat dari novel Teguh Slamet Hidayat atau yang lebih dikenal sebagai Teguh Esha.

Baca Juga: Jepang Luncurkan Visa Digital Nomad bagi Pelancong yang Ingin Bekerja dari Jepang selama 6 Bulan

Ali Topan memang dari awal kita dapat IP (Intellectual Property)-nya pengen bikin bagaimana caranya membuat Ali Topan ini terus berkembang yang sesuai sama hari ini.

"Karena Ali Topan kan besar banget di tahun 1970-an. Itu sebabnya Visinema mengajak mas Tata (sutradara Sidharta Tata).

"Kita kembangin sesuai nilai-nilai baru, hari ini, di mana kita menciptakan rebel yang bertanggung jawab,” terang produser Tersi Eva Ranti, saat konferensi pers Ali Topan di Epicentrum XXI, Kuningan, Selasa (13/2/2024).

Dengan landasan semangat rebel yang bertanggung jawab inilah, Ali Topan yang sekarang pun melepas julukan Anak Jalanan yang biasa menjadi judul baku yang digunakan di film maupun serialnya.

Baca Juga: Budisatrio: Ucapan Selamat untuk Prabowo dari Pemimpin Dunia Bukti Pengakuan atas Proses Demokrasi

Tokoh yang diperankan oleh Jefri Nichol ini mengangkat cerita bagaimana Ali Topan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah atas tuduhan sebagai pemicu kerusuhan di Warung Seni, Blok M, tempat ia biasa nongkrong.

Ali Topan juga ingin melepaskan diri dari kekangan ayahnya dalam mengambil keputusan penting dalam hidup, termasuk untuk bisa terus bersama kekasihnya, Anna Karenina (Lutesha).

“Mewakili keluarga, (kami ingin menyampaikan bahwa) Visinema adalah partner kolaborasi yang kondusif.

"Beberapa hal yang menjadi prinsip cerita kita tawarkan untuk kita jaga IP Ali Topan sebagai intisari ceritanya.

Baca Juga: Hasil Quick Count Tunjukkan Prabowo-Gibran Unggul, Gibran Ingin Segera Sowan ke Paslon 1 dan 3

 

"Sedangkan beberapa hal yang perlu disesuaikan untuk bisa ada relevansinya dengan masa sekarang ditawarkan juga oleh pihak Visinema.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X