PejuangKantoran.com - Bekerja sebagai influencer, Karina Nadila sadar kalau undangan berbuka puasa bersama akan banyak berdatangan selama Bulan Ramadan.
Namun, ia tidak kuatir ajakan berbuka puasa bersama itu akan membuat pengeluarannya membengkak.
Baca Juga: Dengan Food Prep, Karina Nadila Nggak Ribet Saat Menyiapkan Menu Sahur dan Berbuka Di Sela Kerja
Sejauh ini Karina Nadila mengaku tidak pernah kesulitan menyeleksi undangan atau ajakan berbuka puasa.
“Kalau seperti itu sih tinggal memilah-milah saja. Kira-kira ajakan mana yang sanggup dan mampu untuk datang, ya aku datang. Kalau tidak, ya tidak.
“Jadi, saya tidak bisa relate dengan anggapan pengeluaran influencer selama puasa akan lebih tinggi,” tukas Karina Nadila, saat talk show “In Women's Time” di Sogo Plaza Senayan, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Ia merasa teman-temannya banyak yang seumuran dengannya sehingga banyak yang sama sepertinya, menikah dan punya anak. Jadi jika model kelahiran 21 Agustus 1992 ini menolak ajakan teman untuk bukber, tidak ada yang komplain.
Baca Juga: HSBC Bujuk Nasabah Ultrakaya Asia, Termasuk Indonesia, Mendirikan Kantor Keluarga Di Hong Kong
Menurutnya, pengeluaran saat Ramadan yang membengkak bukan hanya terjadi pada influencer. Ramadan kerap dijadikan momen silaturahim, sehingga wajar kalau ajakan bukber datang bertubi-tubi mulai dari teman sekolah hingga rekan kerja.
“Namanya juga momen silaturahim. (Hampir semua) Orang harus menyisihkan dana untuk bukber, bukan hanya influencer aja,” kilahnya.
Sedangkan undangan atau ajakan bukber yang menjadi prioritasnya sebagai influencer tentu saja yang datang dari brand. Datang ke acara bukber yang diadakan sebuah brand bisa membuka peluang ia mendapat pekerjaan baru lagi.
“Kalau undangan dari brand, saya usahakan datang. Biar bagaimanapun di situ kan bisa membuka peluang baru. Ketemu orang baru, siapa tahu bisa bawa rezeki baru juga!” seru ibu satu anak perempuan ini sambil tersenyum.
Baca Juga: 5 Keahlian Freelancer Paling Banyak Dicari Perusahaan pada Tahun 2024, Menurut Fiverr
Sedangkan untuk kebiasaan berbuka puasa, wakil Indonesia di ajang Miss Supranatural 2017 ini mengaku bahwa dirinya bukan tipe pemburu takjil.
“Yang penting, ada teh manis untuk melegakan tenggorokan dan menghangatkan perut saat membatalkan puasa,” ujar Karina.
Artikel Terkait
Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich: Ini Tips and Trik-nya!
5 Tips Liburan Menyenangkan dan Murah Meriah Saat Bulan Puasa
PwC Indonesia Beri Kesempatan Lulusan Akuntasi Mengisi Lowongan Kerja Associate - Assurance
11-12 antara Bijak atau Kikir Kelola Gaji, Karyawan Muda Pahamilah 4 Hal Ini
Puisi-puisi Penyair Terkenal dalam 13 Bahasa, Termasuk Indonesia, Terpampang di Peron Kereta Bawah Tanah di Seoul
Generasi Z Kreatif Bisa Jemput Peluang Profesi Pengelola Media Sosial, ada 5 Tugas Pokoknya
Ambil Profesi Ini, Generasi Z Bisa Jadi Garda Terdepan Perusahaan, Cuma 2 Tugas Pokoknya