PejuangKantoran.com - Sebagai film Indonesia pertama yang meraih lebih dari 10 juta penonton, sekuel film KKN di Desa Penari disiapkan MD Pictures dengan berbagai strategi untuk bisa melebihi kesuksesan yang pertama.
Strategi pertamanya sejak awal adalah menjadwalkan pemutarannya di bioskop saat Lebaran, di mana banyak orang memanfaatkan libur panjang untuk ke bioskop bersama keluarga.
Baca Juga: Jadwal Misa Kamis Putih 2024 di Jakarta: Memperingati Perjamuan Terakhir Yesus dan Murid-muridNya
Strategi selanjutnya adalah mempercayakan sutradara Kimo Stamboel untuk menggarap KKN di Desa Penari 2, yang karya sebelumnya -film Ivanna (2019) dan Sewu Dino (2023)- berhasil mencetak box office.
Yang menarik dari KKN di Desa Penari 2 adalah, film adaptasi dari kisah viral di media sosial ini menjadi produksi film pertama di Asia Tenggara yang dibuat dengan kamera digital bersertifikasi IMAX.
Artinya, cakupan layar akan lebih lebar sehingga beberapa adegan diperluas untuk memenuhi keseluruhan layar dan memaksimalkan sensasi menonton.
Sebelumnya, film Pengabdi Setan 2: Communion karya Joko Anwar juga telah tayang di bioskop IMAX. Namun, karena tidak dibuat dengan kamera digital bersertifikasi IMAX, ada penyesuaian gambar terlebih dahulu melalui proses digital media remastering (DMR).
Baca Juga: Masih Kuat Puasa Full di Minggu Ketiga Ramadhan? Ini Saran dari Pakar Gizi Agar Tubuh Makin Sehat
“Badarawuhi Di Desa Penari akan menjadi film 'Filmed for Imax' pertama di Asia Tenggara. Satu kehormatan besar bagi MD Pictures menjadi pionir film Indonesia.
"Seperti biasa, kami terus berupaya memperkuat dedikasi untuk membentuk masa depan sinema Indonesia di kancah global sambil memelopori inovasi sinematik di kawasan," ujar Manoj Punjabi, CEO dan Pendiri MD Pictures saat konferensi pers KKN di Desa Penari 2 di Gandaria City, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Strategi terakhir yang baru-baru ini diumumkan adalah kerjasama distribusi MD Pictures dengan distributor film Lionsgate yang memungkinkan film KKN 2 ini tayang serentak di Amerika Serikat bersamaan dengan pemutaran di Indonesia.
Judul film -yang tayang dua tahun dari film pertamanya ini- akan berubah menjadi Dancing Village; The Curse Begins.
Baca Juga: Zoom Meluncurkan Zoom Workplace, Platform Kerja AI All-In-One untuk Memudahkan Alur Kerja dalam Tim
Bahkan setelah melakukan gala premiere di Indonesia, seluruh tim KKN 2 termasuk para pemerannya: Aulia Sarah, Maudy Effrosina, Jourdy Pranata, Claresta Taufan akan terbang ke Amerika Serikat untuk menghadiri gala premiere di Los Angeles tanggal 4 April 2024.
“Sudah sejak 10 tahun lalu, kami ingin ada film yang membawa bendera Indonesia. Dua tahun, ngobrol sama Lionsgate, dan mereka merasa Badarawuhi punya potensi dan akhirnya rilis di Amerika,” terang Manoj Punjabi. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
4 Tips dan Kunci Sukses Wawancara Kerja: Adopsi Strategi Public Relations (PR)
Cara Mengidentifikasi Transferable Skills buat yang Belum Mampu Mengenali Keterampilan Diri Sendiri
Apa itu Ferienjob yang Viral Gara-gara Kerja Magang Ilegal di Jerman? Hati-hati ya!
Bagaimana Cara Menampilkan Transferable Skills Di dalam CV dan Saat Wawancara Kerja?
Rumy Alqahtani, Wakil Pertama Arab Saudi dalam Miss Universe Ternyata Spesialis Kesehatan Gigi
Jadwal Misa Kamis Putih 2024 di Jakarta, Jangan Sampai Ketinggalan Ikut Misa!
Contoh Email untuk Membalas Email Penolakan Lamaran Kerja dari Rekruter dalam Bahasa Inggris